Ngabalin : Ini Negara Bos, Bukan Pengurusan Masjid
Sumber : Istimewa
News

Ngabalin : Ini Negara Bos, Bukan Pengurusan Masjid

Kamis, 7 Jun 2018 | 10:12 | Oky

Winnetnews.co - Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Indivasi, Ali Mochtar Ngabalin, mengatakan bahwa Indonesia Sentris pada era Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla bukanlah hoaks.

Visi Indonesia Sentris, kata dia, maksudnya adalah dari ujung Aceh sampai Papua sama keberpihakannya dan tidak membeda-bedakan. Hal itulah yang dilakukan Presiden Joko Widodo. Semua itu dilakukan Pemerintahan Jokowi-JK dan bukan hoaks. Jika dibilang hoaks, ia memastikan bahwa informasi tersebut pasti sesat dan menyesatkan.

Indonesia Sentris tidak hanya terfokus pada Pulau Jawa. Dari ujung Aceh sampai Papua semua dibangun, semua merasakan pembangunan. Presiden Jokowi juga terus mengawal dalam pelaksanaannya melalui rapat terbatas yang disebutkan Ngabalin tak terhitung jumlahnya. Bahkan sampai mengecek sendiri dengan turun hingga ke pegunungan di Papua menggunakan sepeda motor.

Kontrol pelaksanaan pembangunan dari visi Indonesia Sentris, menurutnya baru ada dalam sejarah republik ini berdiri dilaksanakan secara terus-menerus. Semua itu dilakukan untuk memastikan target yang ditetapkan tidak meleset.

“Jika ada sesuatu yang ditargetkan harus selesai bulan dan waktu, itu tidak pernah meleset,” kata Ngabalin dalam diskusi bertajuk ‘Indonesia Sentris, Fakta atau Hoax?’ di Patra Jasa Office Tower, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (6/6).

Dalam diskusi yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Arus Bawah Jokowi (ABJ) tersebut, hadir sebagai narasumber Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo, Waketum PAN Bara Hasibuan, pengamat politik Boni Hargens, Ketum ABJ Michael Umbas dan perwakilan dari PT Pelindo I.

Ia menyinggung tantangannya kepada pihak-pihak yang disebutnya sebagai ‘makhluk-makhluk’ beberapa pekan sebelumnya. Yakni untuk menunjukkan fakta apakah penyerahan sertifikat tanah itu adalah hoaks.

Masih soal sejarah republik, Ngabalin mengungkapkan peletakan batu pertama pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) merupakan terobosan besar dari Presiden Jokowi. Peletakan batu pertama kampus UIII merupakan mimpi Presiden RI Pertama Ir Soekarno.

“Mimpi Soekarno sejak berpuluh-puluh tahun lalu, hari ini diwujudkan oleh Presiden Jokowi kepada publik dan umat Islam,” jelasnya.

Politisi Golkar itu menambahkan, sejarah juga kembali ditorehkan Presiden Jokowi dengan memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada Babinsa dan kepolisian. Sayangnya, masih saja banyak orang yang tidak percaya dan mempertanyakan darimana anggarannya. Padahal justru negara maka anggaran pendapatan maupu belanja negara itu sangat jelas.

“Bos, ini negara bos, bukan pengurusan masjid, bukan pengurus gereja, bukan pengurus mushola,” kata dia.

TAGS:
Ali Mochtar NgabalinJokowiJusuf Kalla

RELATED STORIES

Loading interface...