Normalisasi Hubungan dengan Suriah Kembali Dilakukan Turki
Internasional

Normalisasi Hubungan dengan Suriah Kembali Dilakukan Turki

Kamis, 14 Jul 2016 | 09:40 | Gunawan Wibisono
WinNetNews.com - Normalisasi hubungan diplomatik dengan Suriah akan kembali dilakukan oleh Turki, hal ini diisyaratkan oleh Perdana Menteri Turki Binali Yildirim. Isyarat tersebut dipandang sebagai perubahan drastis sikap Ankara terhadap tetangganya yang dikoyak konflik saudara dalam lima tahun terakhir.

Normalisasi hubungan dengan Suriah akan menjadi ketiga sejak naiknya Yildirim menggantikan Ahmed Davutoglu. Sebelumnya, Turki sudah menormalisasikan hubungan mereka dengan Rusia dan Israel. Politikus Partai AKP itu ingin agar Turki lebih banyak memiliki teman daripada musuh di kawasan.

“Ini adalah tujuan besar kami dan tidak akan bisa dibatalkan: mengembangkan hubungan baik dengan Suriah dan Irak, dan semua tetangga yang mengelilingi kita di Laut Hitam dan Mediterrania,” tutur Yildirim dalam siaran televisi, sebagaimana dikutip Telegraph, Kamis (14/7).

“Belum lama ini kami menormalisasikan hubungan dengan Rusia dan Israel. Saya yakin kami akan menormalisasi hubungan dengan Suriah juga. Demi kesuksesan melawan terorisme, stabilitas perlu dikembalikan ke Suriah dan Irak,” sambungnya.

Turki selama ini bersikeras meminta Presiden Suriah Bashar al Assad untuk mundur dari posisinya sejak konflik bersaudara pecah pada 2011 silam. Turki bahkan menjadi tuan rumah bagi kelompok pemberontak Suriah serta memberikan bantuan kepada mereka untuk mendongkel Assad. 

TAGS:
Normalisasi Hubungan Turki dan SuriahPerdana Menteri Turki Binali Yildirim

RELATED STORIES

Loading interface...