Ogah Pakai Masker, Wanita Ini Bikin Penerbangan Ditunda Tiga Jam

Nurul Faradila

Dipublikasikan sebulan yang lalu ā€¢ Bacaan 2 Menit

Ogah Pakai Masker, Wanita Ini Bikin Penerbangan Ditunda Tiga Jam
Foto: Unsplash/Ross Parmly

Winnetnews.com -  Masker saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib digunakan oleh masyarakat ketika berada di luar rumah dan menggunakan kendaraan umum. Meski begitu, masih saja ada seseorang yang menolak memakai masker dan membuat orang lain kesulitan.

Seperti yang terekam dalam video seorang jurnalis Brooklyn DeGumbia, yang diunggah pada 24 Agustus lalu. Di video itu, terlihat seorang wanita yang menolak menggunakan masker ketika melakukan penerbangan.

Aksinya ini, membuat maskapai JetBlue harus menunda penerbangan selama tiga jam. Video berdurasi 42 detik itu memperlihatkan seorang petugas keamanan yang mendorong seorang wanita yang duduk di kursi roda, kembali ke terminal bandara.

Kemudian video memperlihatkan awal kejadian, di mana petugas kemaanan tersebut sedang berbicara dengan seorang wanita yang wajahnya disensor.

“Saya tidak melakukan apapun. Ini gila,” kata wanita tersebut.

Petugas pun berusaha untuk membujuknya turun dan menyebutkan kalau ia perlu meminta seluruh penumpang turun dari pesawat jika wanita tersebut tidak meninggalkan tempat secepatnya.

Melansir Insider, peristiwa itu terjadi di pesawat maskapai JetBlue tujuan West Palm Beach, Florida ke Harford, Connecticut. Video itu hingga saat ini sudah ditonton lebih dari 1,2 juta kali dan disukai oleh 157.000 pengguna TikTok lainnya.

Brooklyn DeGumbia mengatakan bahwa kejadian itu terjadi setelah wanita tersebut berkali-kali menolak pakai makser dan terus menurunkannya setiap pramugari menjauh. Petugas medis datang ke pesawat setelah wanita itu mengatakan dia akan mengalami menopause.

“Penumpang berteriak agar dia mengenakan ‘masker’ saat petugas berada di pesawat, tetapi dai tidak mendengarkan,” kata DeGumbia.

Pihak maskapai penerbangan mengatakan kalau mereka tidak bisa mengonfirmasi apakah kejadian tersebut berhubungan dengan masker, tapi mereka membenarkan adanya peristiwa itu.

Masing-masing penumpang yang mengalami kerugian waktu karena peristiwa ini, mendapatkan USD100 dari maskapai tersebut.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...