PA 212 Tegaskan Mendagri Tito Sumber Ketidaksatbilan Politik
Jubir PA 212, Haikal Hassan menyebut jika Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito karnavian menjadi sumber masalah ketidakstabilan politik di Indonesia. (Foto: cnnindonesia.com)
Nasional

PA 212 Tegaskan Mendagri Tito Sumber Ketidaksatbilan Politik

Kamis, 28 Nov 2019 | 09:58 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Pasca rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo beberapa waktu lalu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut Persaudaraan Alumni (PA) 212 menjadi ancaman stablitas negara.

Menyikapi pernyataan tersebut, PA 212 menegaskan jika Mendagri Tito adalah sumber masalah ketidakstabilan politik di Indonesia. Bukan tanpa sebab, Juru Bicara (Jubir) PA 212, Haikal Hasan mengungkapkan tidak ingin membuat masalah.

“PA 212 justru menyatukan berbagai kelompok yang berbeda di masyarakat. Sementara, Mendagri Tito yang mempermasalahkan sendiri. Di PA 212, semua organisasi masyarakat (ormas) ngumpul jadi satu untuk kekuatan dan ketahanan negara. Kok jadi masalah?” beber Haikal, Rabu(27/11) seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Haikal mengingatkan Tito bahwa PA 212 tak pernah membuat kekisruhan di tengah masyarakat. Dia mencontohkan tiga kali aksi unjuk rasa besar-besaran yang digelar pihaknya di Monas.

Haikal menuturkan tak ada satu pun sampah berserakan saat Aksi 212. Bahkan kehadiran warga non-muslim, ucap dia, dijamin keamanannya hingga acara selesai.

"212 adalah kebanggaan umat Islam Indonesia. Di mana lagi di seluruh dunia berkumpul jutaan manusia dengan tertib, tenang, damai, kompak, tanpa ada rusuh, ribut, bentrok," ujarnya.

Haikal juga menyatakan PA 212 tidak gentar meski Tito menyebut siap membubarkan ormas yang coba mengganti nilai-nilai ke-Indonesiaan. Dia menegaskan PA 212 berpegang pada Pancasila dan UUD 1945.

"Silakan bubarkan, suka-suka pemerintah," tutur dia.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian mengklaim kondisi stabilitas politik Indonesia lebih baik dari Malaysia sejak Joko Widodo dan Prabowo Subianto melakukan rekonsiliasi pasca Pilpres 2019.

Mantan Kapolri itu sempat menyebut saat ini hanya gerakan 212 yang menjadi hambatan dalam menjaga stabilitas politik Indonesia. Pernyataan itu ia sampaikan sembari tertawa dalam Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2019.

"Dalam pandangan Malaysia kemarin, saya bertemu dengan banyak tokoh di sana, politik Indonesia itu stabil sekarang, terutama semenjak gabungnya 01 sama 02, tinggal urusannya 212 saja," ujar Tito saat berpidato dalam acara di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (26/11). [cnnindonesia]

TAGS:
persaudaraan alumni 212pa 212Menteri Dalam Negeritito karnavianHaikal Hasanstabilitasketidakstabilan politik

RELATED STORIES

Loading interface...