Pandu Riono: Anies Usulkan Pengetatan Sejak Mei, tapi Ditolak Pemerintah Pusat

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan setahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Pandu Riono: Anies Usulkan Pengetatan Sejak Mei, tapi Ditolak Pemerintah Pusat
Epidemiolog Pandu Riono. fkm.ui.ac.id

Winnetnews.com -  Epidemiolog dari Universitas Indonesia Pandu Riono mengungkapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Mei lalu sudah sempat mengusulkan ke pemerintah pusat untuk melakukan pengetatan. Namun, usulan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus itu ditolak pemerintah pusat. 

"Akhir Mei setelah mendengarkan masukan Tim Pandemi @fkmui tentang potensial lonjakan yang dapat terjadi, @aniesbaswedan segera usulkan ke pemerintah pusat agar segera dilakukan pengetatan maksimal Jawa-Bali. Tak diterima, karena isu ekonomi," kata Pandu Riono, dalam akun Twitter-nya, yang dikutip Senin (5/7).

Pandu menduga pemerintah pusat lebih mementingkan urusan ekonomi dibanding penanggulangan pandemi Covid-19. Ia pun menyinggung adanya  Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), tapi yang terpikir hanya PEN.

"Ada KPC-PEN, tapi yang terpikir hanya PEN," lanjut Pandu.

Seperti diketahui, kasus Covid-19 di Jakarta terus melonjak setiap harinya. Terbaru, Ibu Kota kembali mencatatkan rekor penambahan kasus harian. Berdasarkan data per Minggu, 4 Juli 2021, terdapat penambahan kasus positif sebanyak 10.485.

Sejumlah varian baru virus corona yang memiliki tingkat penyebaran cepat disinyalir menjadi dalam melonjaknya kasus di Jakarta.

"Sudah ditemukan (varian) Alpha, Beta, Delta. Tentu dengan adanya varian baru kita harus lebih waspada karena penyebarannya begitu cepat," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti saat ditemui dalam kick off vaksinasi COVID-19 untuk 12-17 tahun di SMAN 20 Jakarta, Kamis (1/7).

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...