Pangkalan Militer Diserang Teroris, 35 Warga Sipil Tewas
Pangkalan mililter di Burkoina Faso diserang teroris yang mengakibatkan 35 orang tewas. [Foto: en24.news]
Internasional

Pangkalan Militer Diserang Teroris, 35 Warga Sipil Tewas

Kamis, 26 Des 2019 | 15:12 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Sedikitnya 35 warga sipil tewas pasca sekelompok orang mengaku teroris menyerang pangkalan militer di Burkina Faso. Diketahui, 31 dari 35 korban merupakan perempuan.

Diberitakan SINDOnews.com, serangan terhadap pangkalan militer Arbinda yang terletak di provinsi Soum dilakukan pada Selasa (24/12). Serangan tersebut berlangsung selama beberapa jam sebelum akhirnya para pelaku berhasil diusir oleh Angkatan Udara dan Angkata Bersenjata. Akibat baku tembak itu, tujuh tentara dan 80 teroris tewas.

"Sekelompok besar teroris serentak menyerang pangkalan militer dan penduduk sipil di Arbinda," kata militer dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari UPI, Rabu (25/12).

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Presiden Burkin Faso, Roch Kabore, mengumumkan hari berkabung nasional selama dua hari untuk mengenang warga sipil dan militer yang menjadi korban serangan teroris tersebut.

"Saya salut dengan komitmen dan keberanian pasukan pertahanan dan keamanan kami di Arbinda," katanya melalui Twitter.

Dalam twitnya, Kabore menggunakan Natal sebagai hari mengajak kepada keluarga korban untuk bertakwa kepada Tuhan.

"Pada Hari Natal ini, marilah kita bertakwa dalam hati untuk keluarga yang berduka akibat serangan teroris terhadap negara kita dan marilah kita dalam persekutuan dengan tentara kita yang gagah berani bertempur dengan kepahlawanan untuk memastikan keamanan wilayah nasional," katanya.

"Tuhan memberkati Burkina Faso," sambungnya.

Bulan lalu, penyerang tak dikenal menyerang konvoi karyawan perusahaan tambang emas Kanada di negara itu, menewaskan 37 orang dan melukai 60 lainnya.

Serangan itu terjadi di tengah gelombang kekerasan yang membuat ratusan ribu orang mengungsi selama beberapa bulan terakhir, memicu keadaan darurat kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, kata Badan Pengungsi PBB.

Menurut PBB, lebih dari 500 orang telah tewas dalam lebih dari 470 serangan tahun ini dan hampir 500 ribu orang telah mengungsi karena kekerasan. [sindo]

TAGS:
terorisburkina fasopangkalan militerArbindatewas

RELATED STORIES

Loading interface...