Panik dan Ketakutan, Para Mahasiswa Aceh di Wuhan Minta Segera Dievakuasi
Ilustrasi: Human Resources
Internasional

Panik dan Ketakutan, Para Mahasiswa Aceh di Wuhan Minta Segera Dievakuasi

Selasa, 28 Jan 2020 | 16:45 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Belasan mahasiswa asal Aceh yang bersekolah di Wuhan, Cina, mendesak pemerintah Indonesia untuk segera dievakuasi. Di sana virus corna sudah semakin mewabah dan masuk ke dama tahapan siaga 2.

Ketua Cakradonya, himpunan mahasiswa Aceh di Wuhan, Teuku Agusti Ramadhan, menyebut bahwa ada 12 mahasiswa di Aceh yang data ini terisolasi di Wuhan.

“Kami merasa tidak aman lagi, status virus levelnya sudah tingkat dua. Semuanya ingin kembali ke Indonesia,” kata Teuku, dilansir dari Suara.com, Senin (27/01).

Keduableas mahasiswa tersebut, menurut penuturan Teuku, terus saja terjebak di kamar apartemen masing-masing. Mereka merasa takut untuk keluar ruangan.

“Kamis masih menunggu kabar dari KBRI, apakah ada keputusan atau tidaknya evakuasi. Saya dan kawan-kawan terus memantau grup media sosial mahasiswa Indonesia di Wuhan,” lanjutnya.

Teuku juga mengatakan bahwa saat ini banyak toko makanan di Wuhan tutup. Merkea kesulitan memeroleh persediaan makanan dan minuman.

“Jalau di kampus Universitas Zhongan dimudahkan dengan adanya kantin mahasiswa yang tinggal di asrama. Saya satu-satunya mahasiswa Aceh di Zhingnan,” lanjut Teuku.

Terakit kondisi kota Wuhan, Teuku mengatakan bahwa situasi saat ini sedang dalam isolasi. Seluruh trasnportasi, baik pesawat terbang, kapal laut, kereta api, dan bus terpaksa dihentikan.

“’Sekarang hampir semua toko tutup. Persediaan makanan di toko-toko juga habis, orang biasanya ramai, namun sekarang terlihat jarang. Banyak orang beraktivitas di dalam ruangan,” pungkasnya

TAGS:
Coronavirus coronaWuhanVirus Wuhanvirus berbahayainfeksi menularMahasiswa AcehAcehKBRI

RELATED STORIES

Loading interface...