Pasang Surut Denmark-AS 'Rebutan' Greenland

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Pasang Surut Denmark-AS 'Rebutan' Greenland Penampakan rumah penduduk di Greenland. (Foto: REUTERS)

Winnetnews.com -  Greenland belakangan menjadi perdebatan sengit antara Denmark dan Amerika Serikat (AS). Rumor sempat beredar jika Presiden AS, Donald Trump bakal membeli Greenland, namun tersiar kabar Trump ogah membeli Greenland.

Melansir CNBC Indonesia, Perdana Menteri (PM) Denmark, Mette Frederiksen mengejek niat Trump untuk membeli Greenland sebagai gagasan yang absurd. Akibatnya, Trump gagal berkunjung ke 'Negeri Dongeng' tersebut.

"Denmark adalah negara yang sangat istimewa dengan orang-orang yang luar biasa. Tetapi berdasarkan komentar PM Frederiksen, ia tidak berminat membahas pembelian Greenland, saya akan menunda pertemuan yang dijadwalkan berlangsung dalam dua minggu ke depan ke waktu lain," kicau Trump melalui Twitter, Rabu (21/8/2018).

"PM (Frederiksen) telah menghemat banyak biaya dan upaya bagi AS dan Denmark dengan bersikap jujur. Saya berterima kasih untuk itu dan berharap bisa menjadwalkan ulang pertemuan kami suatu saat nanti," sambungnya.

Seorang pejabat Gedung Putih juga mengonfirmasi bahwa Trump telah membatalkan lawatannya ke Denmark yang seharusnya berlangsung pada 2-3 September 2019. Dalam acara lawatan tersebut, Trump juga dijadwalkan bertemu dengan PM Greenland, Kim Kielsen, untuk mendiskusikan masalah Artik.

Wacana Trump ingin membeli Greenland ini muncul sejak pekan lalu. Trump membenarkan kabar bahwa dia tengah mendiskusikan kemungkinan pembelian pulau itu, meski belum menjadi prioritas.

"Konsep (pembelian Greenland) muncul dan langsung menarik perhatian secara strategis. Rencana ini bukan yang sedang diprioritaskan," kata Trump kepada wartawan di New Jersey.

Beberapa hari lalu, Trump bahkan mengunggah sebuah foto di Twitter, menunjukkan hotel Trump Tower yang menjulang tinggi di tengah-tengah Greenland. Dalam keterangan fotonya, Trump berjanji tidak akan melakukan hal seperti itu jika berhasil membeli Greenland. Menanggapi niat Trump, Frederiksen menegaskan bahwa Denmark tidak untuk dijual. 

"Greenland tidak untuk dijual. Greenland bukan milik Denmark. Greenland adalah milik Greenland. Saya sangat berharap gagasan itu tidak serius," kata Frederiksen.

Greenland merupakan sebuah pulau di Atlantik Utara yang sebagian besar wilayahnya dilapisi es. Pulau terbesar di dunia itu merupakan wilayah otonomi yang dikontrol oleh Denmark. Wilayah itu dianggap penting karena AS memiliki pangkalan udara di Thule yang dibangun pada tahun 1951. Pangkalan udara ini berperan penting karena memiliki Sistem Peringatan Dini Rudal Balistik.