Paspampres Bantah Telah Sita Dokumen di Hong Kong
ilustrasi
Internasional

Paspampres Bantah Telah Sita Dokumen di Hong Kong

Senin, 1 Mei 2017 | 15:10 | Rusmanto

WinNetNews.com - Korps Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) membantah informasi yang menyebutkan telah terjadi perampasan dokumen dan perlakuan kasar oleh anggota pada saat 'Temu Kangen Presiden RI dan Ibu Negara' yang digelar di Asia World Expo Ground.

Bantahan ini disampaikan Komandan Paspampres Brigjen TNI (Mar) Suhartono, dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/5/2017).

Dia menyampaikan, bahwa Paspampres telah melakukan tugasnya dengan benar dan sesuai dengan prosedur pengamanan VVIP.

"Tidak benar anggota kami merampas dan membentak warga Indonesia yang akan menyerahkan surat atau dokumen tersebut," ujar Suhartono.

Oleh karena itu, berbagai bentuk barang untuk Presiden harus dipastikan dahulu keamanannnya oleh Paspampres.

"Prosedurnya adalah dilaksanakan terlebih dahulu pemeriksaan terhadap berbagai bentuk barang pemberian untuk Presiden dan setelah diyakini aman, maka barang-barang tersebut diberikan pada Presiden melalui Ajudan Presiden," lanjutnya.

Demikian pula halnya semua dokumen baik berupa buku, surat dan juga karangan bunga yang diserahkan pada acara 'Temu Kangen Presiden RI dan Ibu Negara' yang digelar kemarin telah dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku.

"Barang-barang tersebut diterima oleh anggota Paspampres yang berada di tempat acara, kemudian dilakukan pemeriksaan. Setelah dipastikan keamanannya, baru diberikan kepada Presiden melalui Ajudan Presiden," tutur Suhartono.

Saat ini berbagai macam surat, buku dan karangan bunga dan berbagai bentuk pemberian yang diberikan kepada Presiden dari acara kemarin telah berada di tangan Presiden.

TAGS:
Korps Pasukan Pengamanan PresidenPaspampresTemu Kangen Presiden RI dan Ibu NegaraAsia World Expo GroundKunjungan Jokowi ke Hong KongSuhartono

RELATED STORIES

Loading interface...