Paul McCartney Menggugat Perusahaan Rekaman Sony
Sumber Foto : Kevin Winter/Getty Images
Musik

Paul McCartney Menggugat Perusahaan Rekaman Sony

Jumat, 20 Jan 2017 | 22:17 | Oky

Winnetnews.com - Paul McCartney akhirnya menggunakan pengadilan di Amerika Serikat untuk kembali mendapatkan haknya atas 267 lagu-lagu klasik milik The Beatles yang selama ini tidak pernah dia dapatkan. Paul sudah mencoba untuk mendapatkannya sejak tahun 1980-an namun kalah dari tawaran yang diajukan oleh mendiang Michael Jackson. Yayasan Jackson yang ternyata dililit utang akhirnya harus menjual hak atas lagu-lagu itu kepada Sony tahun lalu, termasuk lagu New York.

Gugatan yang diajukan oleh Paul di pengadilan Manhattan adalah penghentian atas hak cipta, atau hak dari pencipta untuk mendapatkan kembali karyanya dari perusahaan produksi musik setelah sebuah masa tertentu yang ditentukan telah berlalu.

McCartney menggunakan gugatannya yang terangkum dalam Undang-undang Hak Cipta tahun 1976 Amerika Serikat yang dalam beberapa tahun belakangan juga sering digunakan oleh beberapa musisi ternama seperti Prince, Billy Joel, dan Blondie untuk mendapatkan hak mereka kembali atas karya-karyanya.

Namun Duran Duran yang sempat melakukan gugatan serupa beberapa waktu lalu kalah karena Pengadilan Tinggi Inggris telah memutuskan bahwa kontrak yang telah ditandatangani di Inggris berada dalam posisi yang lebih tinggi dari hak penerbitan di Amerika Serikat.

Atas gugatan ini, pihak Sony/ATV memberikan penjelasan. Berdasarkan Undang-undang di Inggris, perusahaan produksi musik itu bisa memiliki hak sampai 70 tahun setelah kematian penciptanya. Lagu-lagu dalam katalog Lennon-McCartney, antara September 1962 hingga Juni 1981, layak untuk penghentian hak cipta di Amerika Serikat setelah 56 tahun. Yang pertama adalah Love Me Do yang bakal dikembalikan kepada Paul pada tahun 2018 namun lagu-lagu lainnya termasuk Come Together dan Get Back, baru memenuhi syarat untuk penghentian hak cipta pada tahun 2025.

Paul McCartney melalui Penasehat hukumnya berulang kali meminta Sony/ATV untuk mengakui penghentian hak cipta namun selalu ditolak oleh Sony. Lewat pernyataanya, perusahaan tersebut mengatakan amat menghormati Sir Paul McCartney yang menjalin hubungan saling menguntungkan yang panjang dengan menghargai warisan katalog lagu Lennon dan McCartney.

TAGS:
Paul McCartneyThe Beatles

RELATED STORIES

Loading interface...