Pembenci Jokowi dapat Jabatan, Ferdinand Hutahaean: Bunuh Diri Politik!
Foto: detikcom
Nasional

Pembenci Jokowi dapat Jabatan, Ferdinand Hutahaean: Bunuh Diri Politik!

Kamis, 17 Des 2020 | 09:10 | Anggara Putera Utama
Winnetnews.com -  Ferdinand Hutahaean mengkritik keras  pengangkatan Suryo Prabowo sebagai ketua tim pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Ia menilai pengangkatan tersebut merupakan blunder sekaligus bunuh diri politik.

"Semua mengetahui rekam jejak JSP sebagai salah satu pembenci Jokowi yang berbungkus sebagai oposisi pribadi karena partainya tempat bernaung yaitu Gerindra adalah partai koalisi Jokowi di pemerintahan," ucap Ferdinand Hutahaean kepada jpnn.com, Rabu (16/12).

Menurutnya,  Menhan Prabowo telah melakukan blunder besar dan terkesan tidak menghormati Jokowi sebagai Presiden dengan mengangkat Suryo Prabowo sebagai pejabat di bawah Kemenhan.

"Dan blunder ini menjadi kegagalan Prabowo dalam ujian loyalitas terhadap Jokowi dan sekutunya. Jelas dengan kegagalan ini, Prabowo sama saja bunuh diri politik dan harapannya 2024 menjadi sirna," lanjut mantan ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) ini.

Lebih lanjut, menurut Ferdinand, Prabowo seharusnya menunjukkan diri berpihak dan bersekutu dengan Jokowi dan pendukungnya, bukan malah menunjukkan diri berseberangan.

"Saya yakin para pendukung Jokowi tidak akan memberikan dukungan kepada Prabowo, padahal bila Prabowo ingin 2024 berpeluang, dia harusnya mengambil hati kaum Jokower. Inilah blunder dan bunuh diri politik," tutur direktur eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) ini.

Ferdinand mengaku dengan sikap Suryo Prabowo yang menerima jabatan itu. Terlebih bila dilihat dari akun medsos Suryo hingga hari-hari belakangan ini terus menyerang Presiden Jokowi sebagai pribadi. Bukan lagi soal kebijakannya tetapi juga soal keluarga mantan wali kota Solo tersebut.

"Saya pikir tadinya dia akan menolak, ternyata menerima. Ini mental dan karakter rendah, tak pantas. Kecuali sejak awal JSP mengikuti Prabowo jadi pendukung Pemerintah saya pikir wajar. Tapi ini memalukan," tutup Ferdinand.(

TAGS:
ferdinand hutahaeanPrabowo Subianto

RELATED STORIES

Loading interface...