Pemerintah Skotlandia Mulai Larang Penggunaan Cotton Bud
Ilustrasi: Hello Sehat
Edukasi Umum

Pemerintah Skotlandia Mulai Larang Penggunaan Cotton Bud

Minggu, 20 Okt 2019 | 21:20 | Amalia Purnama Sari
Winnetnews.com - Skotlandia menjadi negara pertama di Britania Raya yang melarang penggunaan cotton bud dengan tangkai plastik. Tidak hanya melarang penjualan, pemerintah Skotlandia juga mulai memberlakukan larangan produsen untuk memproduksi cotton bud. Aturan ini berfungsi untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai.

“Produk plastik sekali pakai tidak hanya boros tapi juga mengasilkan sampah yang tidak perlu, merusak pantai yang indah dan ruang hijau, mengancam satwa di darat dan di laut,” kata Sekretaris Lingkungan Skotlandia Roseanna Cunningham, dikutip dari The Independent.

Cunningham menjelaskan jika pemerintah Skotlandia terus berupaya untuk meneributkan peraturan pengurangan sampah plastik. “Kami akan terus mengambil tindakan terhadap barang-barang bermasalah lainnya di tahun-tahun mendatang sebagai bentuk upaya kami untuk mengurangi penggunaan plastic yang berbahaya bagi lingkungan,” papar Cunningham.

Inggris dan Skotlandia merupakan dua dari banyak negara yang mulai menerapkan komitmen pengurangan sampah plastik sekali pakai. Muali tahun depan, sedotan plastik, pengaduk, dan cotton bud akan dilarang penggunaannya.

Setiap tahun di Britania Raya, sebanyak 4,7 miliar sedotan plastik, 316 juta pengaduk plastik, dan 1,8 plastik cotton bud digunakan oleh hamper seluruh penduduk.

Aturan pelarangan cotton bud ini mendapat respon positif dari Marine Conservative Society. Organisasi ini telah membersihkan sebanyak 15 ribu plastic cotton bud di bibir pantai Skotlandia selama 25 tahun terakhir.

TAGS:
sampah plastiklarangan penggunaan plastiklimbah plastikCotton Budcotton bud plastikskotlandia

RELATED STORIES

Loading interface...