Pemkot Bekasi Pastikan Aturan Ojol Dilarang Angkut Penumpang Selama PSBB
Foto: Okezone.com
Nasional

Pemkot Bekasi Pastikan Aturan Ojol Dilarang Angkut Penumpang Selama PSBB

Selasa, 14 Apr 2020 | 15:03 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Kota Bekasi akan segera efektif menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Rabu Rabu (15/4). Serupa dengan Pemprov DKI Jakarta, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Ardhianto menyatakan ojek online juga tidak boleh mengangkut penumpang dan hanya boleh mengangkut barang selama PSBB.

"Hampir sama apa yang sudah dilakukan oleh DKI Jakarta, karena acuannya kita sama ke Kemenkes dan dan juga mengadopsi Pergub DKI," kata Tri, dikutip dari CNN Indonesia.

Ia kemudian menambahkan ojek online masih diperkenanakan beroperasi namun hanya untuk pengantaran barang.

Sebelumnya, Wali Kota Rachmat Effendy juga sudah menerbitkan Peraturan Wali Kota Bekasi nomor 22 tahun 2020 tentang Pemberlakuan Pelaksanaan PSBB Dalam Penanganan Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Aturan tentang ojol tertuang dalam pasal 18 ayat (6).


"Angkutan roda dua berbasis aplikasi dibatasi pengunaannya hanya untuk pengangkutan barang," bunyi Pasal 18 ayat (6).

Sementara pada Pasal 18 Ayat (7) poin a juga dijelaskan bahwa angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum, angkutan perkeretaapian, dan/atau transportasi barang wajib membatasi jumlah maksimal penumpang.

"Membatasi jumlah orang maksimal 50% dari kapasitas angkutan," bunyi aturan dalam ayat itu.

Aturan yang ditetapkan Pemkot Bekasi itu sejalan dengan Permenkes No. 9 tahun 2020 yang berisi ketentuan ojek online hanya dapat beroperasi untuk pengantaran barang selama PSBB diterapkan.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sudah menyetujui PSBB di Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. PSBB mulai berlaku Rabu (15/4) hingga 14 hari ke depan.

 

TAGS:
ojek onlinepsbbBekasi

RELATED STORIES

Loading interface...