Pemprov DKI Beli Lem Aibon Rp82 Miliar, Politisi Gerindra: Mau Buat ‘Ngelem’ Berjamaah?
Muhammad Taufik (foto: Gatra.com)
News

Pemprov DKI Beli Lem Aibon Rp82 Miliar, Politisi Gerindra: Mau Buat ‘Ngelem’ Berjamaah?

Jumat, 1 Nov 2019 | 10:15 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik mengaku heran atas munculnya anggaran lem aibon sebesar Rp82,8 miliar untuk sebuah sekolah di Jakarta Barat di Pemprov DKI. Taufik menekankan bahwa anggaran tersebut sudah pasti akan dihapus oleh DPRD meskipun masih berada di pihak Pemprov DKI.

“Kalau anggaran lem aibon itu pasti dicoret. Mau ngapain sekolah beli lem? Buat apa coba, buat mabuk lem bareng-bareng?” ucap Taufik, dikutip dari Detik.com, Jumat (01/11).

Taufik mengatakan bahwa setiap tahunnya pihak Pemprov DKI Jakarta selalu mengeluarkan anggaran yang aneh-aneh. Namun anggaran-anggran nyeleneh tersebut menurutnya masih bisa diatasi.

“Ada setiap tahun muncul anggaran-anggaran yang enggak beres, cuma kalau tahun-tahun sebelumnya tidak lapor ke media, lapornya pada forum saat proses pembahasan. Kan bisa dilihat tersebut ada dalam pembahasan,” kata Taufik.

Taufik menyebut jika pembelian lem aibon bukanlah yang terparah. Menurutnya, hal terburuk adalah pembahasan dilakukan di media sosial

“Nggak, bukan separah itu. Kalau dulu kan diskusinya dalam ruangan, enggak di luar. Jadi kayak gitu-gitu pasti kesisir,” akunya.

Sebelumnya, Anggota DPR Fraksi PSI menemukan kejanggalan anggaran lem aibon sebesar Rp82,8 miliar. Anggaran tersebut kemudian dialihkan menjadi alat tulis kantor senilai Rp22 miliar.

TAGS:
Pemprov DKI JakartaAnies BaswedanWilliam Aditya SaranapsiPKSPartai GerindraDPRD DKI Jakartamuhammad taufik

RELATED STORIES

Loading interface...