Pengusaha Berpotensi Tinggalkan Indonesia jika Pilpres Ulang Terjadi

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Pengusaha Berpotensi Tinggalkan Indonesia jika Pilpres Ulang Terjadi Wakil Ketua Umum Apindo Suryadi Sasmita (Foto: Satuharapan.com)

Winnetnews.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai pengusaha domestik maupun luar negeri akan meninggalkan Indonesia jika sampai terjadi Pemilu Pilpres ulang. Karena hal itu dianggap mampu menurunkan tingkat kepercayaan investor terhadap Indonesia, kata Wakil Ketua Apindo Suryadi Sasmita.

"Jadi kalau MK memutuskan untuk bisa diulang kalau menurut saya sudah hilang kepercayaan. Bukan pengusaha sini saja, pengusaha luar negeri pun sama hilang kepercayaan. Seolah-olah Indonesia sudah tidak ada kepastian hukum," kata Suryadi dikutip dari detikFinance (15/6/2019).

Menurut Suryadi, sebetulnya para pengusaha sudah mempercayai hasil hitungan cepat dan perhitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pegangan berinvestasi di Indonesia. Jika gugatan Prabowo direalisasikan oleh Mahkamah Konstitusi maka hal tersebut menjadi ketidakpastian hukum bagi pengusaha atau investor.

"Kalau sudah tidak ada kepastian hukum mau apalagi kita mau ekspansi dan berbisnis di sini, tentu kita mencari negara lain yang bisa kita percaya. Pasti hilang kepercayaan. Itu menurut kita," jelas dia.

Oleh karenanya, lanjut Suryadi, para pengusaha yang tadinya menanamkan modalnya di tanah air pun mencari peluang ke negara-negara berkembang dengan jaminan kepastian hukum yang lebih baik.

"Jadi sudah jelas kita itu berusaha untuk stop berbisnis. Kita cari jalan keluar, ya lari ke tempat lain. Mau tidak mau, pengusaha itu kepastian hukum itu nomor satu, keamanan nomor dua. terakhirnya izin dan sebagainya," sambung dia.