Perampok Bersenjata Api Mulai Marak, Polisi Razia Pabriknya
ilustrasi
Nasional

Perampok Bersenjata Api Mulai Marak, Polisi Razia Pabriknya

Kamis, 15 Jun 2017 | 07:26 | Rusmanto

WinNetNews.com - Dalam sepekan, masyarakat diramaikan dengan dua kasus pencurian sadis di Cengkareng, Jakarta Barat dan Karawaci, Kota Tangerang. Seorang pengendara mobil Davidson dan dokter gigi koas Italia, meregang nyawa setelah ditembak pencuri.

Keduanya sempat melawan sebelum akhirnya dilumpuhkan peluru tajam oleh para pelaku. Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rikwanto, mengklaim pihaknya telah merazia pabrik rumahan senjata api rakitan yang memproduksi senjata api ilegal untuk menekan peredaran gelapnya senpi rakitan.

"Untuk peredaran ini kami sudah lakukan razia. Ada pabrikan home industry di kawasan Sumatera, perbatasan dua provinsi, ini kami sudah tiga ribu senpi rakitan kita sita. Baik yang diserahkan ataupun yang kita razia di lapangan," kata Rikwanto di Komplek Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2017).

Contoh berikutnya, kata Rikwanto, adalah upaya penangkapan yang dilakukan polisi terhadap pengrajin senapan angin di Cipacing, Jawa Barat.

"Ada yang nakal, dia juga menerima pesanan. Itu juga sudah kita tangkap orangnya, masih di sel saat ini," ujar dia.

Rikwanto mengakui, kenekatan pelaku menembak mati Davidson dan Italia menunjukkan perkembangan kualitas kejahatan jalanan saat ini dalam tingkat mengkhawatirkan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau angka tidak banyak dibanding beberapa tahun lalu. Tapi dari sisi kualitas, ini memprihatinkan karena membunuh dua orang korban perampokan itu," tutur dia.

TAGS:
DavidsonItaliakorban penembakanRikwantorazia senjata rakitan

RELATED STORIES

Loading interface...