Peran Antagonis Virus Corona Berhasil Bikin Industri Teknologi Anjlok
Foto: Selipan.com
Technology

Peran Antagonis Virus Corona Berhasil Bikin Industri Teknologi Anjlok

Senin, 2 Mar 2020 | 12:45 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Covid-19 menjadi kode mematikan saat ini. Simbol virus corona tersebut selain menakutkan penduduk yang belum terinfeksi, juga menggerayangi hingga ke dunia teknologi. Pasalnya, China yang sedang giatnya meningkatkan teknologi di dunia ini menjadi negara pertama dan terbanyak pasien virus corona.

Industri teknologi mau tidak mau turut menjadi korban akibat mewabahnya virus corona tersebut. Melansir Selular.id, Minggu (1/3/2020), International Data Corporation (IDC) menyebut, pengiriman ponsel dari China di Kuartal I atau Q1 2020 anjlok hingga 30 persen.

Bahkan, hasil riset IDC menunjukkan jika pasar smartphone di seluruh dunia bakal menurun sebesar 2,3 persen dengan jumlah pengiriman lebih dari 1,3 miliar produk. Tak lain penurunan ini didukung oleh penyebaran virus corona di sejumlah negara.

“Covid-19 atau virus corona ini menjadi alasan lain untuk memperpanjang tren kontraksi pasar smartphone saat ini, yang mengurangi pertumbuhan paruh pertama di 2020.” ungkap Analis Riset Senior IDC, Sangeetika Srivastava.

“Sementara di China, sebagai pasar smartphone terbesar, akan menerima hantaman terbesar, geografi besar lainnya juga akan merasakan hantaman dari gangguan rantai pasokan,” imbuhnya.

Salah satu halangan terbesarnya, adanya hambatan bagi vendor untuk merilis smartphone terbaru mereka di paruh kedua 2020. Hal ini karena perlu adanya penyesuaian rencana perilisan dengan situasi virus corona, seperti pabrik yang terpaksa ditutup, pembatasan perjalanan, hingga bisa muncul masalah kekurangan komponen.

“Kekurangan komponen, penutupan pabrik, mandat karantina, logistik, dan pembatasan perjalanan akan menciptakan hambatan bagi vendor untuk menghasilkan handset dan meluncurkan perangkat baru.” ungkap Srivasta.

Meski begitu, IDC juga menyebut insiden penurunan pengiriman ponsel cerdas 2020 hanyalah skenario pendek. Perusahaan riset itu optimis dengan mekanisme jaringan generasi kelima alias 5G bisa mendorong situasi lebih stabil pada kuartal ketiga 2020.

“Skenario keseluruhan diperkirakan akan stabil dari kuartal ketiga tahun ini karena, situasi Covid-19 mudah-mudahan membaik, serta rencana 5G yang mengambil langkah global.” terang Srivastava.

TAGS:
teknologismartphoneChinavirus coronaanjlok

RELATED STORIES

Loading interface...