Pertumbuhan Ekonomi Menyusut, PT HMMI Hentikan Aktivitas Pabrik Sementara
Aktivitas produksi di PT Hino Motors Manfuacturing Indonesia (HMMI) sementara waktu dihentikan lantaran tak mampu melawan ganasnya pandemi virus corona. (Foto: Okezone)
Ekonomi dan Bisnis

Pertumbuhan Ekonomi Menyusut, PT HMMI Hentikan Aktivitas Pabrik Sementara

Minggu, 10 Mei 2020 | 06:00 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2020 sebesar 2,97%. 

Persentase tersebut menyusut drastis bila dibandingkan dengan pertumbuhan perekonomian di sepanjang 2019 yang masih diatas 5%. 

Melansir laman Industry.co.id, Minggu (10/5), pandemi COVID-19 juga berdampak pada pasar kendaraan niaga di Indonesia. 

Salah satunya, PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) yang melakukan penghentian sementara kegiatan produksi. 

Presiden Direktur HMMI, Masahiro Aso menuturkan, periode stop produksi terhitung sejak tanggal 8 Mei 2020 sampai dengan 5 Juni 2020.

"Kami ingin bisa melalui kondisi sulit saat ini bersama-sama dengan semua pemangku kepentingan. Kami akan terus mendukung program pemerintah dan berkontribusi untuk percepatan pemulihan kondisi perekonomian nasional," ujar Masahiro Aso dalam keterangan tertulis.

Meski demikian, untuk memenuhi permintaan pasar, stok kendaran Hino tetap tersedia untuk memenuhi permintaan dari konsumen. 

Karena produksi sudah disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan sesuai prioritas tipe produk yang banyak diminta oleh konsumen. 

Selain itu dealer Hino tetap beroperasi baik itu penjualan, bengkel perawatan, maupun suku cadang. 

"Untuk memberikan rasa tenang bagi konsumen dan karyawan, seluruh kegiatan operasional tersebut dipantau dengan ketat dan memenuhi regulasi pemerintah mengenai penerapan physical distancing," kata Masahiro Aso. 

Perlu diketahui, selain untuk mempermudah roda bisnis konsumen setianya, Hino juga masih terus memberikan sejumlah program layanan purna jual yang lebih ekonomis di masa pandemi COVID- 19 ini. 

Program tersebut antara lain, servis berkala kelipatan 10K, extra diskon sampai dengan 37% untuk Aki HMSI Original Part (HOP), gratis pengecekan, gratis filter oli, gratis jasa servis ganti oli, dan gratis layanan Home Service. 

Ada juga program Servis Hemat Mobil Terawat, untuk perbaikan dan over haul diskon hingga 45% untuk suku cadang dan diskon 20% jasa servis. 

Selain promo servis berkala, Hino juga memberikan promo potongan harga untuk Strainer Kit menjadi hanya 900.000 ribu. Strainer ini berfungsi untuk memperpanjang filter kendaraan dengan pengunaan bahan bakar B30. 

TAGS:
Pertumbuhan Ekonomimenyusutpasar kendaraan niagaPT Hino Motors Manufacturing Indonesia

RELATED STORIES

Loading interface...