Perubahan Industri Musik Indonesia saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi konser musik. Foto: Unsplash/Hanny Naibaho
Musik

Perubahan Industri Musik Indonesia saat Pandemi Covid-19

Jumat, 2 Apr 2021 | 08:07 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar terhadap industri musik, di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Acara musik seperti festival, pertunjukan langsung, tur konser, hingga ajang penghargaan terpaska ditunda dan dibatalkan.

Berkaitan dengan kondisi saat ini, Resso sebagai platform streaming musik nasional, meluncurkan insiatif untuk diskusi berkala dengan para pemangku kepentingan yang bertajuk Breakfast with Resso. Resso menjadi tuan rumah dalam perbincangan tentang "Lanskap Musik Indonesia Ke Depan: Akan Seperti Apa Wujudnya?".

Diskusi yang berlangsung pada Selasa (30/3) ini. melibatkan sejumlah tokoh dari berbagai bidang musik di antaranya Dewi Gontha, Mahavira Wisnu, dan Christina Bong. Selain itu, hadir pula Andien, Febrian Nindyo Hivi!, Gede Robi Navicula, Frans Sartono, dan Dwi As Setianingsih.

Diskusi Breakfast with Resso ini menghasilkan beberapa poin penting, yakni pelaku industri musik beradaptasi di era disrupsi dan pandemi, melakukan kolaborasi dengan sesama musisi maupun antar industri, menggelar beragam aktivitas melalui platform digital. Selain itu, para musisi juga tetap berkarya baik sendiri atau bersama musisi lain, produser, dan promotor.

Pertunjukan musik akan menyesuaikan dengan penerapan standar Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dalam kesempatan itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, memberikan apresiasi terhadap masukan dan pandangan dari para pelaku indusri musik.

Dia mengatakan bahwa hal etersebut dapat dijadikan acuan dan referensi bagi pemerintah untuk menetapkan strategi, serta langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan produktifitas pelaku ekonomi kreatif. Kemenparekraf juga mendukung Resso Indonesia melakukan diskusi ini.

“Berharap hasil dari kegiatan ini dapat membuahkan pemikiran-pemikiran dan solusi yang baru, inovatif, dan bermanfaat. Masukan dan hasil diskusi dari pelaku industri sangat berharga untuk membantu pemerintah dalam proses perumusan kebijakan-kebijakan strategis yang secara komprehensif dapat membantu proses pemulihan industri musik di Indonesia paska pandemi,” tutur Sandiaga Uno.

Pandemi ini juga telah mempercepat transisi dan kebiasaan mendengar musik di platform digital.

“Kami bangga dan bersyukur dapat menyelenggarakan dialog konstruktif yang melibatkan pemangku kepentingan utama industri musik Indonesia ini. Resso percaya mereka yang memiliki peran, dampak, dan suara yang signifikan dalam industri kita memiliki peran penting dalam membangun kembali dan membentuk masa depan lanskap musik Indonesia paska pandemi. Sebagai aplikasi streaming musik, Resso berharap dapat bekerja lebih dekat dan memainkan peran yang lebih kuat dalam mendukung dan berkontribusi bagi kemajuan dan pertumbuhan industri musik Indonesia,” jelas Christo Putra, Head of Music and Content Resso Indonesia.

TAGS:
Ressoindustri musikpandemi Covid-19Sandiaga Uno

RELATED STORIES

Loading interface...