Phobia Virus Corona, Kim Jong-un Perintahkan Tembak Warga China Masuk ke Korut
Foto: Netralnews.com
Internasional

Phobia Virus Corona, Kim Jong-un Perintahkan Tembak Warga China Masuk ke Korut

Jumat, 6 Mar 2020 | 13:05 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Saking phobia atau takutnya dengan wabah virus corona baru dengan kode COVID-19, otoritas Korea Utara (Korut) yang dipimpin oleh Presiden Kim Jong-un, jajaran militer dikerahkan guna menembak pendatang dari China yang mencoba masuk ke Korut.

Laporan Reuters menyebut, guna mengantisipasi kematian lebih cepat lantaran warganya ditembak militer Korut, Pemerintah China memerintahkan warganya agar menjauhi area perbatasan dengan Korut.

Dikutip Klikanggaran.com, Jum’at (6/3), warga setempat mengatakan peringatan itu disampaikan lewat pemberitahuan tertulis yang disebar pada pekan ini. Imbauan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah Korut mencegah penyebaran virus corona baru.

China dan Korut berbagi wilayah perbatasan sepanjang 1.400 kilometer (880 mil). Pada musim dingin, sungai di sana kerap membeku sehingga memungkinkan warga untuk menyeberang perbatasan.

Warga China di Kota Jian dan Kota Baishan menerima peringatan mereka yang berada terlalu dekat dengan perbatasan kemungkinan akan ditembak oleh aparat dari Korut, demikian informasi dari tiga penduduk setempat.

“Kami diberi tahu kemungkinan akan tewas ditembak apabila berada terlalu dekat di wilayah perbatasan,” kata seorang pemilik restoran di Jian yang menolak menyebut identitasnya.

Perbatasan antara China di Kota Jian dengan Korut ditandai dengan aliran Sungai Yalu yang mengalir di wilayah kedua negara itu. Menurut peringatan tersebut, warga dua kota di China itu dilarang memancing, menggembalakan ternak, atau membuang sampah dekat sungai.

Korut juga meminta China agar meningkatkan penjagaan di perbatasan demi mencegah kemungkinan ada warganya yang tertembak, mengingat Korut telah meningkatkan status waspada terhadap virus corona jenis baru pada level tertinggi.

“Petugas keamanan akan mengawasi wilayah perbatasan selama 24 jam sehari dan tiap orang yang ditemukan (mendekati perbatasan) akan ditahan oleh kepolisian China,” kata otoritas setempat dalam surat peringatan itu.

“Mereka yang memaksa mendekati perbatasan akan ditembak (oleh tentara Korut)”.

Pegawai urusan propaganda di Jian, yang menolak menyebut namanya, mengonfirmasi isi peringatan tersebut dan mengatakan petugas di perbatasan juga mengeluarkan larangan yang sama melalui pesan singkat. Sampai saat ini, Kementerian Luar Negeri China belum bisa dimintai tanggapan.

Sebelumnya, tentara Korut telah menembak mati warganya yang diduga terinfeksi virus corona baru, tetapi melarikan diri (menolak) saat akan dikarantina. Otoritas Korut pun akhirnya mengambil tindakan tegas gaya militer, lansir TheSun.co.uk, mengutip surat kabar Korsel, Dong-a Ilbo, beberapa waktu lalu.

TAGS:
virus corona baruKorea UtaraChinaMilitertembak mati

RELATED STORIES

Loading interface...