Polda Metro Periksa Dinas Tata Air Terkait Korupsi

Zaenal Arifin
Zaenal Arifin

Polda Metro Periksa Dinas Tata Air Terkait Korupsi
 Jakarta, Winnetnews.com -  Penyidik Polda Metro Jaya berencana memeriksa pegawai Dinas Tata Air DKI Jakarta, terkait dugaan tindak pidana korupsi penemuan kabel bekas pada saluran pembuangan air bawah tanah di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

"Saluran gorong-gorong itu tanggung jawab Dinas Tata Air DKI Jakarta," kata Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Ferdy Iriawan di Jakarta, Selasa (12/7/2016).

AKBP Ferdy mengatakan awalnya polisi menyelidiki kasus pemeliharaan saluran pembuangan air itu pada Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat, namun penanganan kasus beralih ke Dinas Tata Air DKI Jakarta.

Menurut Ferdy, alasan polisi mengalihkan proses penyelidikan ke Dinas Tata Air DKI Jakarta itu karena lokasi saluran pembuangan air itu berada di jalur protokol.

Terkait hal itu, penyidik akan memanggil sejumlah pihak berwenang pada Dinas Tata Air DKI Jakarta perihal pemeliharaan saluran pembuangan air yang terdapat kabel bekas tersebut.

Proses penyelidikan dugaan korupsi saluran pembuangan itu berawal saat polisi mengungkap pencurian kabel bekas pada saluran air bawah tanah di Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat sekitar Maret 2016.

Polisi meringkus tujuh tersangka pencurian isi kabel yang kemudian membiarkan kulit kabel itu sehingga menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki anggaran Rp49 miliar untuk pemeliharaan saluran tata air.