Polri: Masih Banyak Masyarakat yang Menganggap Rangkaian Teror Rekayasa
Petugas kepolisian berjalan menuju lokasi penggeledahan salah satu tempat tinggal terduga teroris di kawasan Condet, Jakarta, Senin (29/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Nasional

Polri: Masih Banyak Masyarakat yang Menganggap Rangkaian Teror Rekayasa

Senin, 5 Apr 2021 | 12:50 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengungkapkaan masih banyak masyarakat yang menganggap rentetan teror sepekan terakhir merupakan rekayasa. 

"Gerakan radikal yang ada sebagaian masih tidak percaya. Atau sebagian sengaja tidak percaya. Ini masih terjadi di masyarakat," kata Rusdi dalam diskusi Forum Risalah Jakarta secara daring, Minggu (4/4/2021)

Tak sedikit, lanjut Rusdi, kelompok-kelompok masyarakat yang menganggap aksi terorisme di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan ke Mabes Polri sebagai rekayasa belaka.

"Bahkan ada yang berpendapat bahwa kasus Makassar terus kemudian juga penembakan di Mabes Polri itu rekayasa, kata mereka," ujar Rusdi.

Menurutnya, ketidakpercayaan itu memang sengaja diciptakan oleh kelompok terntentu untuk menciptakan kebingungan di masyarakat.

"Masih ada kelompok kelompok seperti itu yang tidak percaya dan sengaja memang membuat masyarakat jadi bingung. Ini realitas yang perlu kitaa hadapi bersama," tandasnya.

TAGS:
terorismePolri

RELATED STORIES

Loading interface...