Potensi Merger Gojek x Grab, Siapa Kuat?
Foto: Tech in Asia
Ekonomi dan Bisnis

Potensi Merger Gojek x Grab, Siapa Kuat?

Selasa, 25 Feb 2020 | 11:04 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Siapa yang tak mengenal dua aplikasi penguasa pasar ride hailing di Indonesia? Yap! Grab dan Gojek dikabarkan tengah menjalin komunikasi perihal rencana merger perusahaan.

Sebagai informasi, mengutip Wikipedia, merger merupakan proses difusi atau penggabungan dua perseroan dengan salah satu di antaranya tetap berdiri dengan nama perseroannya sementara yang lain lenyap dengan segala nama dan kekayaannya dimasukan dalam perseroan yang tetap berdiri tersebut.

Melansir Bisnis.com, Selasa (25/2/2020), dari Bloomberg, pembicaraan kedua perusahaan Grab Holdings Inc dan Gojek masih dalam tahap awal. Bahkan, keduanya masih jauh dari penilaian bisnis.

Seperti diketahui, kedua aplikasi ini memiliki pasar yang besar di Asia Tengara, terutama Indonesia. Keduanya tidak hanya bersaing dalam hal layanan transportasi, tetapi juga dalam sistem pembayaran. Sebelumnya, Grab dikabarkan tengah dalam pembicaraan untuk menggabungkan perusahaan pembayaran digital OVO dengan DANA.

Jika terlaksana, OVO dan DANA berpotensi mendominasi pasar pembayaran digital Tanah Air dan mengalahkan dominasi Gopay yang dimiliki Gojek.

Grab yang berbasis di Singapura ini dikabarkan akan membeli saham mayoritas DANA yang selama ini dipayungi PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (Emtek). Setelah itu, Grab akan menggabungkannya dengan OVO yang sahamnya telah dimiliki Grab.

“Ini bagian dari pertempuran Grab-Gojek,” ujar salah satu sumber seperti dikutip Reuters, beberapa waktu lalu.

TAGS:
gojekGrab Holdings Incmerger

RELATED STORIES

Loading interface...