PPP Sebut Tidak Semua Alumni 212 Benci Jokowi
Sumber : Istimewa
News

PPP Sebut Tidak Semua Alumni 212 Benci Jokowi

Jumat, 27 Apr 2018 | 20:48 | Oky

Winnetnews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melihat pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan perwakilan ulama yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212 merupakan ajang silaturahim Kepala Negara kepada para ulama. Berdasarkan pertemuan itu, Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi menyatakan tidak semua ulama di PA 212 membenci Jokowi.

"Pertemuan tersebut bagus saja sebagai silaturahmi. Hal ini menandakan bahwa tidak semua elemen 212 menolak Jokowi," ujar Baidowi kepada Okezone, Kamis (26/4/2018).

Ia melanjutkan, pertemuan dengan alumni PA 212 tidak bisa diartikan bahwa Jokowi sedang berusaha menaikkan elektabilitas jelang Pemilihan Presiden 2019. Baidowi mengatakan, sebelum dengan ulama-ulama dalam PA 212, Jokowi sudah menemui sejumlah tokoh keagamaan dan alim ulama.

"Karena Pak Jokowi bertemu dengan elemen umat Islam tidak hanya melalui PA 212, tapi juga elemen-elemen lainnya, bahkan langsung bertemu dengan elemen ponpes dan ulama," tutur Baidowi.

Bagi PPP, yang sudah menyatakan dukungannya kepada Jokowi di Pilpres 2019, pertemuan dengan elemen umat Islam ini menandakan Jokowi membutuhkan calon pendamping di periode berikutnya yang berasal dari kalangan agamis. PPP, lanjut Baidowi, akan terus meyakinkan sang petahana untuk memilih cawapres dari kalangan tersebut.

"Ya... narasi besar bangsa ini dibangun dari nasionalis-agamis," ucap Baidowi.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Jokowi mengungkapkan adanya pertemuan dengan para pimpinan Persaudaraan Alumni 212. Itu dilakukan hanya untuk bersilaturahmi guna menjaga keutuhan dan persatuan antara ulama serta umaroh (pemerintah). Sebab, bila keduanya bergandengan tangan, maka negara kuat.

"Semangatnya adalah menjalin tali silaturahmi dengan para ulama, para habaib, para kiai, para ustadz, dari seluruh provinsi yang ada di Tanah Air. Menjalin persaudaraan, menjalin ukhuwah kita dalam rangka menjaga persaudaraan, menjaga persatuan, menjaga ukhuwah di antara kita," tegas Jokowi.

TAGS:
Jokowippp

RELATED STORIES

Loading interface...