Prediksi JK Terhadap Jokowi Hanya Isapan Jempol?

Aldina
Aldina

Prediksi JK Terhadap Jokowi Hanya Isapan Jempol? Sumber foto: google.com

Winnetnews.com - Seperti yang diketahui, Jusuf Kalla pernah melontarkan prediksinya sebelum ia menjabat sebagai wakil presiden serta mendampingi Jokowi. Kurangnya atau ketidakberadaan koordinasi yang hampir dibilang sering dalam pemerintahan Jokowi menjadi akar pemicu. Bahkan pemerintah memandang Jokowi sebagai 'One Man Show'.

"Hal ini sering terjadi di era Jokowi. Semua hal adalah Jokowi. Semua itu karena Jokowi dan sebagainya manajemen 'one man show' ini bisa terlihat dari foto-foto Jokowi yang sering kita lihat sendiri. Baik dalam sebuah proyek atau bencana." ucap Bin Firman, Selasa, (5/2/2019).

Jokowi kerap kali mengeluarkan statement tanpa membahas terlebih dahulu atau berkoordinasi dengan para menterinya. Hal ini disinggung kembali ketika Jokowi berjanji untuk menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) dan Keputusan Presiden (keppres) perihal mengangakat 17.000 Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) menjadi PNS. Janji ini terlihat ditepis sendiri oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Safruddin.

"Seperti yang sering kita lihat selama Jokowi memimpin di mana keputusan Jokowi direvisi oleh menteri-menterinya. Begitu juga sebaliknya," tambah Bin Firman selaku Pengamat Politik.

Untuk mengelola negara, manajemen yang diterapkan kurang tepat dikarenakan yang dibutuhkan sekarang adalah supertim. Hal itu termasuk dalam bagaimana seorang pemimpin membentuk sebuah tim yang solid. Indonesia butuh Pahlawan, bukan Superman.

"Manajemen seperti itu cocoknya diterapkan di perusahaan baru atau toko kelontong. Bisa hancur negara ini Seperti kata pak JK," tegas Bin Firman.

Yang dibutuhkan Indonesia bukanlah proses yang siap saji, melainkan proses yang tepat. Walaupun membutuhkan proses yang lama, tetapi mendapatkan hasil yang long term.