Pria ini Manipulasi Info Kemacetan di Google Maps dengan 99 Ponsel
Foto: designboom.com
Viral

Pria ini Manipulasi Info Kemacetan di Google Maps dengan 99 Ponsel

Selasa, 4 Feb 2020 | 11:11 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Kemajuan teknologi semakin memudahkan kita untuk mengetahui apakah jalan yang akan kita lalui macet atau tidak, hanya dengan menggunakan ponsel dan aplikasi Google Maps. Selalu dianggap akurat, ternyata kondisi kemacetan yang ada dalam Google Maps bisa direkayasa.

Hal ini diketahui publik setelah seorang seniman asal Jerman melakukan eksperimen untuk mengetahui bagaimana cara kerja Google Maps dalam menentukan jalanan yang macet. Pria bernama Simon Weckert ini, membawa 99 smartphone dalam sebuah gerobak kecil ke jalanan kota Berlin.

Semua ponsel pintar itu digunakannya untuk membuka aplikasi Google Maps. Hasilnya, Simon berhasil membuat keterangan jalanan yang sedang dilaluinya menjadi berwarna merah atau dalam kondisi macet.

Kemanapu ia pergi, kondisi jalanan di Google Maps yang dilintasi oleh Simon otomatis akan berwarna merah. Kemudian, Google Maps akan menyarankan pengguna untuk memilih rute perjalanan lain agar terhindar dari kemacetan.

image0

Simon mengaku kalau ia memainkan mekanisme yang digunakan Google Maps untuk memprediksi lalu lintas.

“Tidak ada yang namanya data netral. Data selalu dikumpulkan untuk tujuan tertentu, oleh kombinasi orang, teknologi, uang, perdagangan, dan pemerintah,” katanya.

Mengenai hal ini, pihak Google pun angkat bicara. Mereka mengatakan kalau Google menentukan kondisi lalu lintas dengan menarik data lokasi dari ponsel yang menjalankan aplikasi Google Maps.

Maka jika banyak perangkat yang menjalankan aplikasi Google Maps dan berjalan lambat, maka peta digital tersebut akan menganggapnya sebagai kemacetan lalu lintas. Di beberapa negara, Google bisa membedakan data dari pengguna yang berjalan kaki dan naik kendaraan bermotor. Namun mereka belum bisa membaca data dari ponsel yang ada di gerobak kecil.

“Kami telah meluncurkan kemampuan untuk membedakan antara mobil dan sepeda motor di beberapa negara termasuk India, Indonesia dan Mesir, meskipun kami belum cukup baik mendeteksi perjalanan dengan kereta,” kata perwakilan Google.

 

TAGS:
viralSimon WeckertGoogle MapskemacetanJerman

RELATED STORIES

Loading interface...