Proses Operasi Ganti Kelamin Transgender Ternyata Panjang Loh!
Wanita transgender / foto: istimewa
Kesehatan

Proses Operasi Ganti Kelamin Transgender Ternyata Panjang Loh!

Jumat, 7 Jul 2017 | 11:09 | kontributor

winnetnews.com - Mendengar kata transgender, kini sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Semakin hari, semakin banyak orang yang memiliki rasa yang bertentangan dengan kodratnya. Sehingga dengan dalih untuk meraih kenyamanan diri, mereka melakukan operasi dengan mengubah kelamin mereka menjadi transgender.

Lalu bagaimana sih operasi ubah kelamin transgender itu?

Operasi ganti kelamin atau rekonstruksi genital merupakan salah satu prosedur medih yang mengubah organ genitalia dari suatu gender ke gender yang lain. Operasi ganti kelamin dilakukan untuk mengubah penampilan fisik dan fungsi karakteristik seksual pada tubuh orang transgender, untuk menyesuaikan karakteristik anatomi tubuh menyerupai gender yang mereka yakini. Prosedur ini adalah bagian dari terapi untuk gender dysphoria yang umum dialami oleh orang-orang transgender.

Dilansir dari The Washington Post, langkah paling pertama sebelum melaksanakan operasi ganti kelamin biasanya sesi konsultasi dengan konselor kesehatan mental profesional untuk melakukan diagnosis dan psikoterapi. Diagnosis dari gangguan identitas gender atau disforia gender dan surat rekomendasi resmi dari terapis yang bersangkutan membolehkan individu tersebut untuk memulai terapi hormon di bawah pengawasan dokter.

Terapi hormon ini kemudian akan diikuti oleh uji penyesuaian hidup pasien untuk beraktivitas seperti biasa di dunia nyata, bukan lagi dengan gendernya yang ‘lama’ namun sebagai orang dengan gender yang ia yakini, selama kurang lebih satu tahun — bersekolah, kerja, belanja bulanan, serta mengganti nama depan mereka. Hal ini dilakukan untuk membuktikan pada dokter bedah bahwa orang lain di sekitarnya, selain terapis, mengakui bahwa ia telah berhasil menjalani hidup sebagai orang yang ‘baru’.

Setelah itu, dokter akan melaksanakan sejumlah prosedur untuk mengubah genitalia dan bagian tubuh lainnya.

Proses Ganti Kelamin dari pria ke wanita

Operasi ganti kelamin dari pria ke wanita melibatkan prosedur pengangkatan penis dan testis, dan pemotongan uretra menjadi lebih pendek. Sebagian sisa kulit akan digunakan untuk cangkok jaringan pendukung vagina dan membentuk vagina utuh yang fungsional. Sebuah “neoklitoris” yang memungkinkan wanita transgender bisa merasakan sensasi orgasme bisa dibuat dari bagian penis. Wanita transgender akan tetap mempertahankan prostat mereka.

Setelah prosedur usai, pasien akan melanjutkan penggunaan hormon untuk membentuk kembali kontur tubuh dan merangsang pertumbuhan payudara atau melakukan pembesaran payudara. Operasi plastik untuk ‘mempercantik’ wajah, seperti mengubah bentuk mata, tulang pipi, hidung, alis, dagu, rambut, dan menghilangkan jakun juga bisa dilakukan.

Proses Ganti Kelamin dari wanita ke pria

Pada operasi ganti kelamin wanita ke pria terbagi dalam tiga tahap. Pertama, akan dilakukan mastektomi subkutan. Kemudian, rahim dan indung telur akan diangkat, dalam dua prosedur terpisah. Prosedur terakhir melibatkan transformasi genital, scrotoplasty, dan konstruksi penis — dilakukan menggunakan jaringan dari klitoris atau vulva atau jaringan tubuh lainnya yang memungkinkan sensasi seksual — serta vaginectomy. Vaginectomy adalah rekonstruksi pemanjangan uretra untuk memungkinkan pasien tersebut untuk buang air kecil berdiri. Pemanjangan uretra adalah prosedur tersulit dari keseluruhan proses. Setelah satu tahun, penis (ereksi) dan testis buatan dapat dicangkokkan saat sensasi seksual telah kembali ke ujung penis.

Selain prosedur organ kelamin, operasi plastik akan dilakukan pada dada dari pria transgender untuk mengubah struktur dan tampilannya menjadi lebih maskulin.

Kapasitas untuk mengalami orgasme atau setidaknya mengalami tingkatan yang wajar terhadap sensitivitas seksual dapat diharapkan terjadi, baik pada wanita atau pria transgender.

Walaupun begitu, tingkat kesuksesan operasi ganti kelamin dari wanita ke pria termasuk rendah, karena terbilang cukup sulit untuk membuat sebuah penis baru yang fungsional hanya dari jaringan klitoris yang jauh lebih sedikit. Konstruksi penis tidak akan dilaksanakan kurang dari satu tahun setelah prosedur awal untuk mengangkat organ kewanitaan.

TAGS:
transgenderoperasiganti kelamin

RELATED STORIES

Loading interface...