Punya Sperma Encer? Mungkin Ini Penyebabnya
ilustrasi
Seks

Punya Sperma Encer? Mungkin Ini Penyebabnya

Selasa, 31 Mar 2020 | 06:59 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Air mani encer atau banyak masyarakat menyebutnya sperma encer sering kali dikaitkan dengan kondisi ketidaksuburan. Padahal, kondisi ini bukan masalah kesehatan seksual yang serius. Air mani memiliki fungsi membawa sperma keluar dari kelenjar prostat. Biasanya, air mani memiliki bentuk yang kental dengan warna keputihan, namun beberapa kondisi dapat mengubah warna dan bentuk. Lantas, bagaimana cara mengentalkan sperma? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Penyebab Sperma Encer

Pada dasarnya, air mani yang encer dapat terjadi karena jumlah sperma yang rendah, faktor gaya hidup, dan defisiensi nutrisi. Penting untuk diketahui, perubahan warna air mani atau tingkat kekentalannya tidak selalu menjadi alasan untuk khawatir, tetapi Anda harus menemui dokter jika perubahan bertahan lebih dari seminggu, atau jika memiliki gejala lain seperti nyeri, bengkak, demam, atau darah dalam urine.

Berikut ini adalah berbagai penyebab sperma encer yang wajib Anda tahu, di antaranya:

1. Oligospermia

Salah satu penyebab paling umum dari air mani atau sperma encer adalah jumlah sperma yang rendah (oligospermia). Jika jumlah sperma kurang dari 15 juta sperma per mililiter, hal itu bisa dikatakan di bawah normal. Beberapa kondisi yang menjadi penyebab oligospermia meliputi:

Varikokel

Varikokel adalah pembesaran pembuluh darah vena  di dalam skrotum (kantung buah zakar). Ini adalah penyebab utama sperma encer dan menjadi penyebab infertilitas pria. Meski begitu, varikokel adalah kondisi yang dapat diobati.

Infeksi

Salah satunya contohnya adalah penyakit menular seksual seperti gonore atau infeksi jenis lain yang menyebabkan peradangan pada organ reproduksi, seperti epididimitis.

Tumor

Tumor ganas dan jinak di testis dapat memengaruhi produksi sperma.

Ketidakseimbangan Hormon

Hormon yang diproduksi di testis, kelenjar hipofisis, dan hipotalamus semuanya diperlukan untuk menghasilkan jumlah sperma yang sehat. Perubahan hormon-hormon ini dapat memengaruhi produksi sperma.

Penyebab potensial lain yang bisa menyebabkan jumlah sperma rendah termasuk:

  • Masalah ejakulasi seperti ejakulasi retrograde.
  • Antibodi antisperma dalam sistem kekebalan tubuh.
  • Cedera atau masalah lain dengan saluran yang membawa sperma.

2. Sering Ejakulasi

Terlalu sering ejakulasi dapat menyebabkan sperma encer. Jika Anda ejakulasi beberapa dalam kali sehari, kualitas air mani setelah ejakulasi pertama cenderung menjadi encer. Tubuh memerlukan beberapa jam untuk menghasilkan cairan semen yang normal dan sehat.

3. Defisiensi Zinc

Penyebab sperma encer berikutnya adalah akibat minimnya asupan zinc yang masuk ke tubuh. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang kekurangan zinc dan mengonsumsi suplemen zinc sulfate dapat melawan efek antibodi antisperma dengan lebih baik. Antibodi ini diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh, yang secara keliru merespons sperma sebagai zat asing.

4. Pra-ejakulasi

Jika Anda memiliki air mani atau sperma encer, penting untuk diperhatikan apakah ada warna lain atau terlihat jernih. Hal itu dikarenakan, air mani yang sangat jernih sebenarnya adalah cairan pra-ejakulasi yang dikeluarkan selama pemanasan. Cairan ini biasanya mengandung sperma dalam jumlah sedikit.

Nah, itulah berbagai penyebab sperma encer yang harus dipahami oleh pria.

Sperma Encer Memengaruhi Kesuburan?

Pada dasarnya, air mani encer bersifat sementara dan dapat hilang dengan sendirinya. Sperma encer yang persisten terkadang menunjukkan jumlah sperma yang rendah atau kondisi lain yang dapat memengaruhi kesuburan. Memiliki jumlah sperma yang rendah tidak selalu berarti bahwa seseorang tidak subur, akan tetapi lebih sulit untuk memberikan kehamilan pada pasangan.

Menurut National Institute of Child Health and Human Development, sebagian besar masalah kesuburan pria terjadi karena masalah yang memengaruhi cara kerja testis.

TAGS:
sperma encerkesehatan

RELATED STORIES

Loading interface...