Rayuan 'Busuk' AS Ingin Ambil Alih Penelitian Vaksin Corona dari Jerman
Foto: Reuters
Internasional

Rayuan 'Busuk' AS Ingin Ambil Alih Penelitian Vaksin Corona dari Jerman

Senin, 16 Mar 2020 | 15:42 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump diisukan ingin ‘membajak’ peneliti vaksin virus corona dari Jerman. Kabar ini pun tak luput dari komentar publik di media sosial, bahkan merepresentasikannya ke dalam mime.

Dilaporkan Detik.com dari NBC News, Berlin kini tengah berupaya menghentikan Washington yang sedang merayu sebuah perusahaan teknologi di Jerman. Perusahaan ini disinyalir sedang meneliti vaksin virus corona atau Covid-19.

Pihak AS pun bersikeras untuk ‘memindahkan’ penelitian di Jerman ke Negeri Paman Sam. Sejumlah politisi Jerman pun didesak agar tidak ada satu negara pun yang memonopoli vaksin pandemik Covid-19 ini.

Pemerintah Jerman mengatakan pada Reuters, kalau pemerintah AS sedang mencari cara bagaimana mendapatkan akses vaksin yang sedang dikembangkan oleh perusahaan Jerman, yaitu CureVac.

Sebelumnya, surat kabar lokal Jerman, Welt am Sonntag melaporkan, Trump telah menawarkan sejumlah dana untuk memikat CureVac mengalihkan penelitian soal vaksinnya ke pihak AS. Namun, pihak Jerman membuat penawaran balasan untuk membuat CureVac tetap tinggal.

"Pemerintah Jerman sangat tertarik untuk memastikan bahwa vaksin dan zat aktif melawan virus corona baru juga dikembangkan di Jerman dan Eropa," kata seorang juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jerman, membenarkan kutipan di surat kabar itu.

"Dalam hal ini, pemerintah melakukan pertukaran intensif dengan perusahaan CureVac," tambahnya.

TAGS:
virus coronavaksinpandemikDonald TrumpAmerika SerikatJermanPenelitiCureVac

RELATED STORIES

Loading interface...