Renault-Nissan Ikut Terserang Ransomware WannaCry
istimewa
Otomotif

Renault-Nissan Ikut Terserang Ransomware WannaCry

Rabu, 17 Mei 2017 | 10:47 | Rusmanto

WinNetNews.com - Perusahaan automatif Perancis, Renault-Nissan terpaksa menghentikan produksi pada beberapa lokasi untuk menghindari penyebaran serangan siber Ransomware WannaCry yang sedang melanda dunia. Dari tampilan diketahui bahwa wannacry meminta ransom atau dana tebusan agar file-file yang dibajak dengan enkripsi bisa dikembalikan dalam keadaan normal lagi.

Dana tembusan yang diminta adalah dengan pembayaran bitcoin yang setara dengan USD300. Wannacry memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Di samping itu juga memberikan deadline waktu terakhir pembayaran dan waktu di mana denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.

Pabrik Renault di Sandouville di Perancis barat adalah salah satu pabrik yang menghentikan produksi. Namun juru bicara itu menolak untuk menjabarkan detail situs-situs yang terkena dampak. Artinya, dua pabrikan tersebut adalah yang pertama melaporkan serangan ransomware dari industri automotif.

“Seperti banyak organisasi lainnya, pabrik kami di Inggris mengalami serangan ransomware yang mempengaruhi beberapa sistem kami pada hari Jumat malam,” kata seorang juru bicara Nissan “Tim kami sedang berusaha menyelesaikan masalah ini.”

Bahkan produsen mobil Prancis Renault menghentikan produksi di beberapa lokasi untuk mencegah penyebaran serangan siber global yang menimpa sistem komputernya. Rekannya yang juga satu aliansi Nissan di Inggris juga telah ikut diretas, meski sejauh ini perusahaan belum mengatakan apakah produksinya telah terpengaruh akibat serangan ini.

“Tindakan proaktif telah dilakukan, termasuk penghentian sementara aktivitas industri di beberapa lokasi,” kata juru bicara Renault seperti dilansir Reuters.

Beberapa negara saat ini telah terpengaruh oleh virus ‘pemalak’ ransomware, yang menginfeksi komputer di banyak negara, termasuk Indonesia. Hal ini setidaknya juga dialami pabrik Nissan dan Renault yang terpengaruh serangan siber itu. Bahkan kegiatan pabrik Renault terpaksa berhenti produksi.

TAGS:
ransomware wannacryRenault NissanSandouville

RELATED STORIES

Loading interface...