Rudiantara: iPhone Tidak Akan Diproduksi di Indonesia

Rusmanto
Rusmanto

Rudiantara: iPhone Tidak Akan Diproduksi di Indonesia ilustrasi

WinNetNews.com - Dalam memenuhi regulasi pemerintah Indonesia mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk perangkat 4G, Apple telah memilih jalur investasi dengan berencana membangun pusat riset dan pengembangan (R&D) di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan, pusat R&D Apple di Indonesia tersebut merupakan yang terbesar kedua di dunia setelah Brasil, di luar markas Apple di Amerika Serikat.

"Untuk memenuhi TKDN di Indonesia, Apple sudah mulai membangun pusat R&D di Indonesia, nomor dua setelah Brasil. Ini (pembangunan pusat R&D) berbarengan dengan di India," ujar Rudiantara saat menyampaikan sambutannya di acara ‪diskusi Optimalisasi Spektrum Radio, di Jakarta, Senin (20/2).

Menkominfo menambahkan, pembangunan pusat R&D Apple di Indonesia merupakan sebuah pencapaian yang besar dalam memenuhi TKDN, karena ia menyadari iPhone belum bisa diproduksi di Indonesia.

"Pembangunan pusat R&D Apple di Indonesia merupakan sebuah achievement, karena sampai kapan pun Apple tidak akan pernah membangun iPhone-nya di Indonesia. Sebab, kita tidak punya skala ekonomi sekelas Tiongkok yang diberikan kepada Apple. Tapi, kita juga tidak boleh hanya menjadi pasar," ungkap Rudiantara.

Pada semester I-2017, menteri yang akrab disapa Chief RA tersebut mengatakan, Apple juga bakal meluncurkan iPhone 7 di Jakarta. "Jadi, kita tidak usah beli iPhone 7 di luar negeri karena ada di Jakarta" tuturnya.