Saksi Ahli: Penembakan Mati 4 Laskar FPI di KM 50 Disengaja

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 4 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Saksi Ahli: Penembakan Mati 4 Laskar FPI di KM 50 Disengaja
Rekonstruksi kasus penembakan laskar FPI (Foto: Antara)

Winnetnews.com -  Saksi Ahli hukum pidana Universitas Trisakti, Dian Adriawan menilai penembakan yang dilakukan terhadap empat laskar Front Pembela Islam (FPI) oleh terdakwa Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella adalah tindakan yang disengaja.

"Itu dikaitkan dengan Pasal 338 itu masuk (kasus penembakan), bisa sengaja sebagai tujuan, atau sengaja dengan kesadaran akan kemungkinan itu dua hal terkait kesengajaan untuk Pasal 338," jelas Dian saat hadi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (11/1).

Menurutnya, terdakwa bisa dikenakan Pasal 338 KUHP lantaran dapat diketegorikan sebagai kesalahan berbentuk kesengajaan atas sebuah prosedur. Lebih lanjut, Dian menyebut perbuatan terdakwa masuk dalam kategori kesengajaan dengan kesadaran akan peastian.

"Sengaja, pelaku sejak awal menghendaki dan mengetahui (penembakan) adanya perbuatan yang bertentangan dengan hukum pidana," tutur Dian.

Sedangkan dalam kasus ini, Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dianggap tidak tepat. Sebab, lanjut Dian, Ipda Mohammad Yusmin Ohorella yang tengah membawa mobil ketika peristiwa itu terjadi dianggap tidak terlibat secara langsung. Tindakan itu menurutnya hanya dapat dikategorikan sebagai yang membantu.

"Jadi itu yang saya lihat karena kalau dari sisi penyertaannya Pasal 55 saya tidak melihat, saya melihat hanya ada pembantuannya. Dan pembantuan itu saya bisa klasifikasi pembantuan pada saat kejahatan dilakukan pada Pasal 56 angka 1," kata Dian.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...