Salah Tulis di Prasasti 'Kereta Cepat' Sudah Diperbaiki
Nasional

Salah Tulis di Prasasti 'Kereta Cepat' Sudah Diperbaiki

Jumat, 22 Jan 2016 | 08:51 | Rusmanto
WinNetNews.com - Salah penulisan atau typo terjadi di prasasti yang ditandatangani Presiden Joko Widodo saat groundbreaking kereta cepat Jakarta-Bandung pada Kamis (21/1) kemarin. Kini salah penulisan itu telah diperbaiki.

Dari foto yang diterima detikcom, Jumat (22/1/2016), terlihat penulisan di batu berwarna cokelat itu telah diubah. Sebelumnya, typo ini terlihat jelas dalam kata 'pembagunan' yang seharunys ditulis 'pembangunan'. Sekilas memang tak tampak adanya bekas pengubahan susunan kata di prasasti itu.

Tulisan lengkap di prasasti itu yakni, 'Walini 21 Januari 2016 PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG ditandatangani Ir JOKO WIDODO PRESIDEN RI'.

Tidak diketahui bagaimana kejadian salah ketik itu terjadi. Kemungkinan besar ini ketidaksengajaan. Belum ada pihak yang memberi penjelasan soal ini.

 

Omong-omong soal typo ini juga sempat mencuat di akun instagram Ridwan Kamil. Kebetulan Wali Kota Bandung itu mengunggah foto prasasti tersebut di akun instagramnya, yang digabungkan bersama beberapa foto lain. Ridwan dalam akun instagramnya bercerita kalau dia baru pulang umroh dan langsung hadir di acara groundbreaking tersebut. Ridwan Kamil menjabarkan betapa pentingnya proyek kereta cepat ini.

Namun kemudian, salah seorang followers berkomentar soal tulisan di prasasti, mengingatkan soal typo tersebut. Ridwan Kamil tak merespons soal typo itu.

Belum diketahui apakah typo ini akan diperbaiki menjadi pembangunan atau dibiarkan saja tetap pembagunan karena mungkin dianggap tak begitu penting.

Proyek kereta cepat ini merupakan kerjasama RI-China. Nantinya apabila rampung 2019 mendatang, Jakarta-Bandung akan ditempuh dalam 35 menit. Sejumlah lokasi yang menjadi persinggahan kereta cepat ini juga diprediksi akan tumbuh menjadi kota baru.

disadur dari situs detik news

TAGS:
GroundbreakingWaliniHigh Speed Train HST

RELATED STORIES

Loading interface...