"Sandal Hilang di Masjid pun Jokowi yang Salah"

Daniel
Daniel

"Sandal Hilang di Masjid pun Jokowi yang Salah" Jenderal Moeldoko

Winnetnews.com - Pasca persidangan kedua yang dilangsungkan di Gedung Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bandung, Kamis 14 Maret, sebuah pernyataan keras dilontarkan oleh Bahar bin Smith. Ia mengatakan bahwa apa yang dialaminya adalah sebuah “ketidakadilan hukum dari Jokowi.”

“Jokowi tunggu saya keluar dan dia akan rasakan. Sampaikan ke Jokowi, tunggu saya keluar dan rasakan pedasnya lidah saya,” tukas Bahar saat itu. Pernyataan keras dan bernada mengancam tersebut langsung menuai berbagai tanggapan, salah satunya yakni datang dari Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

Menurut Moeldoko ancaman yang diberikan oleh Bahar bin Smith usai persidangan dengan menjadikan presiden sebagai kambing hitam bukanlah sesuatu yang baru. “Saya pikir dari dulu sudah (jadi) sebuah penggiringan opini. Semua persoalan selalu dikaitkan dengan Pak Jokowi,” kata Moeldoko mengutip Tribun.

Moeldoko beranalogi “Bahkan sandal hilang di masjid pun Pak Jokowi yang disalahkan.” Pria asal Kediri tersebut juga menilai apa yang dilakukan Bahar sama sekali tidak tepat karena seolah presiden lah yang melakukan law enforcement. “Perlu belajar lagi itu Smith itu,” tambahnnya.

Bahar bin Smith terjerat kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur. Pada persidangan kedua pekan lalu, Jaksa Penuntut Umum menolak keberatan yang diajukan oleh pihak Bahar. Jaksa menilai penasihat hukum Habib Bahar “tidak cermat” dalam membaca dakwaan.