Sandiaga Ingin Terapkan Sistem Pendidikan Seperti Ini di Jakarta
Sumber : Istimewa
News

Sandiaga Ingin Terapkan Sistem Pendidikan Seperti Ini di Jakarta

Jumat, 12 Jan 2018 | 01:51 | Oky

Winnetnews.com - Membahas mengenai pendidikan di ibukota bersama Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Profesor Nanat Fatah Nasir, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyebutkan salah satu intervensi pemerintah Finlandia pada pendidikan warganya.

Ia pun menyebut tidur siang 'selama dua jam' menjadi salah satu bentuk intervensi tersebut.

Menurutnya pengistirahatan tubuh dan otak melalui kegiatan itu bisa menyegarkan kembali ingatan serta kondisi siswa di negara itu.

"Salah satunya yang mungkin lain daripada yang lain adalah bahwa di sana harus ada tidur siang, antara jam 12 sampai jam 2 (siang)," ujar Sandiaga, di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).

Lebih lanjut politisi Gerindra itu pun menilai intervensi tersebut sangat efektif bagi peningkatan dalam mendidik para siswa.

"Ternyata itu intervensinya bagus banget untuk pendidikan anak," kata Sandiaga.

Sandiaga kagum dengan sistem pendidikan di salah satu negara Nordik itu.

Sehingga ia menduga, itu yang menjadikan negara yang berbatasan langsung dengan Swedia, Norwegia dan Rusia tersebut sebagai negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia.

Perlu diketahui, Finlandia merupakan negara yang menerapkan sistem pendidikan yang tidak ketat kepada tiap siswa.

Sistem pendidikan di negara itu tidak memforsir ataupun menekan para siswa untuk terus menerus belajar.

Selain itu, warga negara Finlandia tidak perlu khawatir terkait jaminan pendidikan lantaran pemerintah menggratiskan biaya pendididikan mereka, bahkan hingga jenjang kuliah.

Negara tersebut memiliki sekolah yang nyaris seluruhnya berstatus sekolah negeri dan dibiayai pajak.

Finlandia menerapkan sekolah lima jam tanpa ujian dan Pekerjaan Rumah (PR).

Sedangkan jam belajar yang diterapkan tiap 45 menitnya, para siswa berhak mendapatkan 15 menit istirahat.

Masyarakat Finlandia meyakini kemampuan siswa menyerap ilmu justru didapatkan jika mereka diberikan waktu untuk mengistirahatkan otaknya sehingga bisa membangun fokus yang baru.

TAGS:
Sandiaga Unopendidikan

RELATED STORIES

Loading interface...