Sebaceous Filaments: Bintik Hitam yang Sering Dikira Komedo
Ilustrasi: FunBuzzTime
Lifestyle

Sebaceous Filaments: Bintik Hitam yang Sering Dikira Komedo

Minggu, 6 Okt 2019 | 17:30 | Amalia Purnama Sari
Winnetnews.com - Sudah mencoba berbagai produk penghilang komedo namun blackheads tak kunjung sirna? Coba cek dengan teliti, siapa tahu selama ini kamu berhadapan dengan sebaceous filaments. Meski memiliki bentuk dan rupa yang sama dengan komedo, sebaceous filaments ini ternyata berbeda, lho! Agar tidak salah dalam memilih penanganan, coba baja lebih lanjut mengenai sebaceous filaments.

Dari sebgi tampilan, blackheads dan sebaceous filaments memang memiliki kesamaan karena sama-sama berwarna hitam. Namun jika kamu perhatikan lebih detil, blackheads merupakan benjolan kecil yang muncul dari kulit yang disebabkan oleh adanya pori-pori atau foikel rambut yang tersumbat. Biasanya pori-pori atau foikel rambut tersumbat oleh minyak, sebum, sel kulit mati, atau bakteri. Sumbatan ini kemudian terpapar udara dan mengalami oksidasi. Hal inilah yang kemudian menyebabkan warnanya berubah menjadi kehitaman.

Sedangkan sebaceous filaments bukan merupakan permasalahan kulit yang perlu dibersihkan. Adanya sebaceous filaments bisa dikatakan sebagai kondisi yang normal. Fenomena satu ini terjadi akibat adanya partikel yang diiris oleh kelenjar minyak. Partikel ini diperkukan untuk menyalurkan sebum ke permukaan kulit melalui foikel rambut untuk menjaga kulit tetap lembap dan fleksibel. Saat terjadi penumpukan sebaceous filaments, banyak orang akan berasumsi bahwa mereka sedang melihat blackheads. Jika jumlahnya sedikt, sebaceous filaments akan berwarna kekuningan atau keabuan. Sebaceous filaments umumnya muncul di bagian sekitar hidung dan dagu.

Bagaimana mengatasi sebaceous filaments?

Munculnya sebaceous filaments tidak perlu kamu ambil pusing karena tidak akan memberikan dampak yang buruk bagi kulit. Kamu juga tidak bisa terus-menerus menghilangkan bintik ini karena mereka akan selalu muncul. Hal yang dapat kamu lakukan adalah meminimalisir tampilannya di wajah.

Cara pertama yang dapat kamu lakukan adalah dengan melakukan esktraksi. Namun prosedur ini harus dilakukan oleh profesional karena berpotensi menyebabkan iritasi hebat pada kulit dan bisa menimbulkan bekas luka di wajah. Setelah melakukan ekstrkasi pun sebaceous filaments akan tetap berdatangan.

Langkah kedua yang bisa kamu pilih adalah dengan melakukan pencegahan. Kamu bisa rutin melakukan eksfoliasi dengan menggunakan masker untuk menyerap sebum. Kamu juga harus rutin menggunakan pelembap yang bisa mengurangi aktivitas sebum.

TAGS:
info kecantikantips kecantikansebaceous filamentskomedo

RELATED STORIES

Loading interface...