Seberapa Bahayanyakah Makanan Kedaluwarsa?
ilustrasi
Kesehatan

Seberapa Bahayanyakah Makanan Kedaluwarsa?

Kamis, 20 Feb 2020 | 06:31 | Rusmanto
Winnetnews.com - Fakta makanan kedaluwarsa mungkin tak banyak diketahui. Ketika Anda memilih makanan atau minuman di supermarket, Anda mungkin selalu memperhatikan tanggal kedaluwarsa yang tertera di kemasan. Begitu juga ketika Anda ingin menyajikan makanan di rumah. Saat tanggal kedaluwarsa sudah lewat batas, Anda otomatis akan membuangnya. 

Banyak orang yang menganggap makanan kedaluwarsa sama dengan makanan beracun. Jelas, semua orang menghindari kemungkinan tersebut. Namun, apakah benar tanggal kedaluwarsa patut dijadikan patokan layak atau tidaknya makanan itu dikonsumsi? Ketahui fakta seputar makanan kedaluwarsa berikut ini.

Fakta makanan kedaluwarsa

United States Department of Agriculture menyebutkan makanan kedaluwarsa tetap aman dan sehat jika disimpan dengan benar sampai pembusukan benar-benar terjadi.

Makanan busuk akan mengubah bau, rasa, atau tekstur karena bakteri pembusuk yang muncul secara alami. Jika muncul karakteristik itu, makanan tidak boleh dimakan. 

Mikroorganisme, seperti jamur, ragi, dan bakteri bisa bertambah banyak dan menyebabkan makanan busuk. Sedangkan, virus tidak bisa berkembang pada makanan dan tidak akan membuat makanan busuk. 

Ada dua jenis bakteri yang dapat ditemukan pada makanan, yaitu:

  • Bakteri patogen, menyebabkan penyakit bawaan pada makanan.
  • Bakteri pembusuk, tidak menyebabkan penyakit, tapi menimbulkan karakteristik tertentu yang tak sedap.

Bakteri pembusuk tidak menyebabkan penyakit, tapi membuat kondisi makanan memburuk dan menimbulkan karakteristik, seperti rasa atau bau yang tidak diinginkan, sehingga membuat makanan tidak sehat. 

Ketika bakteri pembusuk mendapatkan nutrisi (dari makanan), kelembapan, waktu, dan suhu yang mendukung, ini memungkinkannya untuk tumbuh dan memengaruhi kualitas makanan. 

Kerusakan pada makanan kedaluwarsa terjadi jauh lebih cepat jika tidak disimpan dan ditangani dengan benar. Perubahan warna daging atau unggas bukan indikator pembusukan.

TAGS:
makanankedaluwarsa

RELATED STORIES

Loading interface...