Selamat Ulang Tahun Legenda Bulu Tangkis Dunia, Susi Susanti!

Daniel
Daniel

Selamat Ulang Tahun Legenda Bulu Tangkis Dunia, Susi Susanti! Foto: Getty Images

Winnetnews.com - Sudah sejak lama rasanya kita para penikmat bulu tangkis tanah air tidak mendapatkan suguhan permainan atraktif nan menghibur dari nomor tunggal putri. Hal itu tidak terlepas dari lambannya regenerasi pemain di kategori ini.

Meski demikian ada masanya ketika tunggal putri Indonesia begitu ditakuti oleh banyak pebulu tangkis dunia. Salah satu yang paling terkenal baik di Indonesia maupun dunia. Ia adalah mantan andalan merah putih di kancah kompetisi kelas dunia, Susi Susanti.

Tidak bisa dimungkiri jika wanita kelahiran Tasikmalaya 11 Februari 1971 tersebut merupakan salah satu yang terbaik, bahkan hingga kini. Belum ada yang mampu untuk bisa, setidaknya, menyamai level permainan Susi. Tentu tanpa mendiskriditkan para atlet tunggal putri kita saat ini.

Pada masa jayanya Susi Susanti merupakan pebulu tangkis yang diperhitungkan. Bagaimana tidak? Susi diberkati oleh kecepatan dan kegesitannya ketika bertanding. Maka dari itu, tidak heran jika berbagai gelar sukses didapatkannya.

Gelar individu pertama yang didapatkan oleh Susi terjadi pada ajang SEA Games 1989 di Kuala Lumpur. Dua tahun kemudian di ajang yang sama, Susi sukses mempertahankan gelarnya di nomor tunggal putri dan kembali mempersembahkan emas.

Total delapan emas baik di kategori individu maupun tim dipersembahkan oleh Susi untuk Indonesia di ajang SEA Games dari 1987 hingga 1997. Selain medali emas SEA Games, Susi juga berhasil membawa Indonesia memenangkan gelar Piala Uber sebanyak dua kali yakni pada 1994 di Jakarta, dan 1996 di Hong Kong.

Prestasi paling tinggi yang pernah digapai oleh wanita yang kini berusia 47 tahun tersebut adalah medali emas Olimpiade 1992 di Barcelona. Pada laga puncak istri dari mantan pebulutangkis yang juga meraih medali emas di Olimpiade 1992, Alan Budikusuma, tersebut sukses menang atas wakil Korea Selatan Bang Soo-hyun 5-11, 11-5, dan 11-3.

Dengan catatan rekor selama bermain 274 kali menang dan hanya 35 kali kalah, Susi akhirnya memutuskan untuk pensiun pada 1997 selepas menikah dengan Alan Budikusuma. Pada 2004, namanya masuk dalam jajaran Hall of Fame International Badminton Federation (IBF, sekarang BWF).

Selamat ulang tahun Susi Susanti, terima kasih telah menginspirasi para srikandi-srikandi muda masa depan Indonesia di dunia bulutangkis.

Prestasi Susi Susanti di Dunia Bulu Tangkis:

Medali emas Olimpiade 1992
Medali perunggu Olimpiade 1996
Juara World Championship 1993
5 kali juara Kejuaraan Dunia (World Cup)
Juara Sudirman Cup 1989
2 kali juara Uber Cup
3 kali medali emas SEA Games kategori tunggal
5 kali medali emas SEA Games kategori tim