Serangan Jantung Dapat Diprediksi dari Kondisi Rambut
Kesehatan

Serangan Jantung Dapat Diprediksi dari Kondisi Rambut

Kamis, 14 Jan 2016 | 14:05 | Nadia Chevina
WinNetNews.com - Terdapat sekitar 300 orang meninggal dunia karena serangan jantung setiap lima menit. Itu menunjukkan bahwa masalah kesehatan tersebut masih jadi momok menakutkan bagi umat manusia.

Membahas serangan jantung, ada temuan baru yang menarik untuk diperbincangkan. Menurut riset, serangan jantung bisa diprediksi melalui sehelai rambut. Benarkah demikian?

Diungkap oleh para peneliti, pengujian sampel rambut bisa dilaksanakan untuk memprediksi serangan jantung setiap tahun. Tes ini dilakukan untuk mengetahui hormon kortisol atau hormon stres yang menjadi satu-satunya penyebab serangan jantung.

“Perlu Anda tahu, hormon kortisol biasanya dikeluarkan selama masa stres yang tinggi dan bisa diukur dari darah, urin, serta rambut,” ujar periset seperti dilansir Boldsky.

Ilmuwan menambahkan, rambut yang dapat dijadikan sampel adalah rambut dengan panjang enam sentimeter. Bila hormon kortisol banyak ditemukan dalam rambut, ini menjadi indikasi yang jelas kalau pemilik rambut berisiko tinggi mengalami serangan jantung.

Sebagai informasi, serangan jantung memiliki istilah medis cardial infraction. Masalah ini terjadi ketika otot jantung tiba-tiba kehilangan darah. Biasanya, serangan jantung disertai dengan nyeri dada, sesak napas, keringat berlebih, ketidaknyamanan pada lengan, punggung, bahu, rahang, pusing, keringat dingin, mual, serta kelelahan.

Dilansir dari laman Boldsky dan okezone

TAGS:
info kesehatankondisi rambutprediksi serangan jantung

RELATED STORIES

Loading interface...