Soal Kemacetan, DKI Jakarta Catat Prestasi Gemilang
Kemacetan Jakarta
News

Soal Kemacetan, DKI Jakarta Catat Prestasi Gemilang

Rabu, 19 Jun 2019 | 11:01 | Daniel

Winnetnews.com - Ibu Kota Jakarta terkenal akan kemacetannya yang bikin banyak orang angkat tangan. Namun kabar baik datang dari TomTom Traffic Index – sebuah badan yang mengkalkulasi tingkat kemacetan kota besar dunia – terkait kemacetan ibu kota.

Menurut TomTom Traffic Index, kemacetan di Jakarta mengalami penurunan pada 2018. Tidak tanggung-tanggung, penurunan kemacetan di ibu kota mencapai angka 8 persen. Prestasi yang menurut pihak Humas Pemprov DKI Jakarta sebagai “peningkatan terbesar” dalam hal penurunan kemacetan.

Jika dikomparasi dengan tahun 2017, kemacetan di 2018 mengalami penurunan yang cukup gamblang. Ambil contoh trafik pada pagi hari, jika pada 2017 kemacetan mencapai 73%, maka pada 2018 angka tersebut menurun menjadi 63%.

“Tingkat kemacetan di Jakarta turun 8% dibanding tahun sebelumnya. Penurunan ini tercatat paling besar dibanding kota-kota lainnya yang diukur. Posisi Jakarta turun dari peringkat 4 menjadi peringkat 7 kota termacet di dunia,” ujar penjelasan dari Tomtom Traffic Index.

Menurut Humas Pemprov DKI Jakarta, tahun 2019 prestasi tersebut bisa dipertahankan atau bahkan menjadi lebih baik. “Tahun ini kita punya ruang yang lebih luas untuk lalu lintas Jakarta lebih baik lagi. Terutama dengan kehadiran MRT, LRT, juga integrasi antar moda melalui Jak Lingko,” tulis pihak Humas Pemprov DKI melalui Instagram mereka di @dkijakarta.

Berikut 10 besar kota termacet di dunia versi TomTom Traffic Index:

1. Mumbai (India): 65%
2. Bogota (Kolombia): 63%
3. Lima (Peru): 58%
4. New Delhi (India): 58%
5. Moscow region (Rusia): 56%
6. Istanbul (Turki): 53%
7. Jakarta (Indonesia): 53%
8. Bangkok (Thailand): 53%
9. Mexico City (Meksiko): 52%
10. Recife (Brasil): 49%

TAGS:
kemacetanMRT JakartaLRT Jabodetabek

RELATED STORIES

Loading interface...