Sri Mulyani: Saya Lebih Nyaman Dengan 5,1%
Ekonomi

Sri Mulyani: Saya Lebih Nyaman Dengan 5,1%

Kamis, 8 Sep 2016 | 08:05 | Rusmanto

WinNetNews.com - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan pemerintah membuat kesepakatan mengejutkan soal asumsi pertumbuhan ekonomi tahun depan. Asumsi yang disepakati adalah 5,1% atau lebih rendah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 yang sebesar 5,2%.

Bila dirunut sedikit ke belakang, ketika pengajukan RAPBN 2017, asumsi pertumbuhan ekonomi yang digunakan adalah 5,3%. Ini sejalan dengan rentang yang disepakati sebelumnya antara pemerintah dan DPR dalam pembahasan kerangka asumsi makro dan pokok kebijakan fiskal 2017.

Selang beberapa pekan, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, ternyata punya hitungan berbeda. Menurutnya, ekonomi tahun depan diperkirakan hanya mampu tumbuh 5,2%. Faktor utamanya adalah dari sisi global.

Asumsi ini pun kemudian menjadi perdebatan dengan Komisi XI DPR. Para anggota dewan bersikukuh pada level yang lebih rendah, yaitu 5,05%. Namun rapat yang berlangsung hingga tengah malam tersebut, akhirnya memutuskan asumsi 5,1%.

"Saya lebih comfortable (nyaman) dengan 5,1%," ungkap Sri Mulyani, yang disambut tepuk tangan oleh para anggota dewan dalam rapat dengan Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu malam (7/9/2016).

Sri Mulyani tentunya memiliki alasan tersendiri atas keputusan tersebut. Tetap dengan menggunakan hitungan, bukan hanya demi ingin mempercepat proses perdebatan dengan anggota dewan.

TAGS:
Pertumbuhan EkonomiSri Mulyani IndrawatiKimisi XI DPR

RELATED STORIES

Loading interface...