Supaya Usahanya Laku, Pemilik Restoran Ini Campur Narkoba ke Makanan

Nurul Faradila

Dipublikasikan sebulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Supaya Usahanya Laku, Pemilik Restoran Ini Campur Narkoba ke Makanan
Foto: Unsplash/Masaaki Komori

Winnetnews.com - Pemilik restoran tentunya ingin rumah makan miliknya ramai didatangi pengunjung. Biasanya, untuk menarik pelanggan, pemilik restoran akan memberikan penawaran menarik, seperti promo dan lainnya.

Namun sebuah restoran mi di kota Lianyungang, provinsi Jiangsu, China, malah memasukkan narkoba ke dalam makanan mereka agar pengunjung ketagihan.

Melansir Oddity Central, pelapor yang dirahasiakan identitasnya belum lama ini menonton video peringatan keselamatan publik tentang pengusaha curang yang mencampur makanan dengan sekam poppy agar mengunggah selera.

campur narkoba ke mi
Pemilik restoran ini campur narkoba ke masakan agar pengunjung ketagihan. Foto: Oddity Central

Lantaran penasaran apakah restoran favoritnya melakukan hal yang sama, dia pun membawa sample mi dari warung tersebut ke polisi untuk dites. Hasilnya, ternyata mi tersebut mengandung papaverine tingkat tinggi, narkotika, dan senyawa tak biasa lainnya. Pihak kepolisian pun langsung melakukan penggeledahan dan menyita satu pot besar minyak cabai yang telah dicampur narkoba.

“Bumbu minyak cabai dicampur dengan bubuk cangkang poppy, yang membuatnya terasa jauh lebih enak. Hidangan mi dingin secara keseluruhan rasanya lebih enak, tetapi makanan ini bisa membuat ketagihan dan membahayakan kesehatan dalam jangka panjang,” ujar petugas Zhang Kaoshan.

Pengusaha makanan itu mengatakan kalau dia pernah mendengar bahwa menambahkan sekam poppy ke dalam bumbu bisa membuat pelanggan ketagihan. Jadi dia meminta kepada pedagang remah untuk menambahkan bubuk tersebut.

Dia lalu merebus bumbu khusus yang sudah dibelinya dengan cabai dan minyak kedelai, membawanya ke toko sebagai minyak cabai rahasia. Dia biasa mencampur mi dingin buatannya dengan minyak cabai tersebut, agar usahanya selalu untung.

Pemilik restoran mengaku, menambahkan narkoba ke dalam masakannya merupakan satu-satunya cara untuk menyelamatkan bisnisnya. Pasalnya, selama pandemi Covid-19 ini, dia kehilangan pelanggan dan pendapatannya menurun.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...