Survei Litbang Kompas Setahun Jokowi-Ma'ruf: 52,5 Persen Tak Puas Kinerja Pemerintah

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu • Bacaan 2 Menit

Survei Litbang Kompas Setahun Jokowi-Ma'ruf: 52,5 Persen Tak Puas Kinerja Pemerintah
Foto: Indonews

Winnetnews.com -  Satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, Lembaga survei Litbang Kompas menggelar jajak pendapat yang membahas kepuasan kinerja  Berdasarkan survei tersebut, hasilnya sebanyak 46,3 persen masyarakat yang mengaku tidak puas dengan periode kedua Presiden Jokowi itu dan 6,2 persen lainnya mengaku sangat tidak puas.

Dilansir dari harian Kompas, Rabu (21/20), dengan pertanyaan yang sama, hanya 39,7 persen responden yang mengaku puas. Sedangkan 5,5 persen mengaku sangat puas dan 2,3 persen memilih untuk tidak menjawab.

Lebih lanjut dalam survei tersebut, pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dianggap paling memuaskan di bidang kesejahteraan sosial. Tercatat, ada 48,8 persen responden yang menilai kesejahteraan sosial di era Jokowi-Ma'ruf memuaskan dan 3,4 persen mengaku sangat puas. Sementara itu, 41 persen responden mengaku tidak puas, 5,5 persen mengaku sangat tidak puas, dan 1,3 persen tidak menjawab.

Sementara di bidang penegakan hukum, periode kedua Jokowi ini dinilai tidak memuaskan oleh 54,4 persen responden dan 10,2 persen lainnya menilai sangat tidak puas. Hanya 30,2 persen responden yang menilai penegakan hukum di periode kedua Jokowi cukup memuaskan.

Menurut 41,4 persen responden, masalah korupsi, kolusi, dan nepotisme menjadi PR di bidang penegakan hukum yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah. Sementara di peringkat kedua dan ketiga, adalah masalah penegakan hukum yang berkeadilan dengan 28.4 persen responden dan penuntasan kasus pelanggaran HAM dengan 18,5 persen responden.

Peemrintahan Jokowi-Ma'ruf juga dinilai belum memiliki kinerja yang memuaskan di bidang perekonomian serta politik dan keamanan. Lebih dari 45 persen responden menilai penanganan di bidang ekonomi maupun politik dan keamanan kurang memuaskan dalam satu tahun terakhir.

Namun, di sisi lain, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam menangani masalah di bidang pandemi, ekonomi, politik dan keamanan, serta kesejahteraan sosial cukup tinggi. Satu-satunya poin yang dianggap tidak meyakinkan untuk diselesaikan adalah masalah penegakan hukum (44,6 persen).

Sebagai informasi, Survei Litbang Kompas ini dilakukan pada 14-16 Oktober 2020 dengan melibatkan 529 responden dari 80 kota/kabupaten di 34 provinsi melalui sambungan telepon. Margin of error survei ini mencapai sekitar 4,3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...