Tahun Ini Pembkab Banyuwangi Targetkan Kunjungan Wisatawan Mencapai 100 Persen
Traveling

Tahun Ini Pembkab Banyuwangi Targetkan Kunjungan Wisatawan Mencapai 100 Persen

Selasa, 5 Apr 2016 | 17:15 | Kontributor
WinNetNews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menargetkan wisatawan domestik dan mancanegara yang mengunjungi Banyuwangi pada tahun ini, mencapai 100 persen.

"Tahun lalu wisatawan domestik sekitar 1,2 juta hingga 1,3 juta. Sedangkan tahun ini sudah mencapai sekira 3 juta untuk turis domestik," papar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas baru-baru ini.

Kunjungan wisatawan mancanegara tahun lalu sekitar 30 ribu. Kemudian, tahun ini, Banyuwangi targetkan peningkatan kunjungan wisman sekira 50 ribu.

"Itu baru yang terhitung. Saat ini saja, wisman sudah mencapai hampir 30 ribu. Tahun ini kami menargetkan jumlahnya meningkat 100 persen," pungkasnya. 

Beberapa waktu lalu, Pemkab Banyuwangi merevisi target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2016. Tahun lalu pemerintah daerah mentargetkan kunjungan wisman hanya 30 ribu. Tahun ini target ini diniaikkan menjadi 50 ribu kunjungan wisatawan. Pemerintah daerah optimis bisa menggenjot target wisman tahun 2016 sesuai target. Optimis tersebut diperkuat capaian kunjungan wisatawan tahun lalu yang jauh melebihi target.

 

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), M Y Bramuda mengatakan, tahun lalu pemerintah daerah menetapkan target kunjungan wisman 25 ribu orang. Hingga akhir tahun realisasi kunjungan wisman mencapai 40 ribu lebih. Tidak hanya menaikkan target kunjungan wisman, tetapi juga wisatawan lokal menjadi 2 juta orang. “Tahun kemarin realisasi kunjungan wisatawan lokal melebihi target, yakni 1,7 juta. Tahun ini akan kita coba dua juta orang,”kata Bram.

Bram menilai target yang dicanangkan tersebut cukup realistis melihat sepanjang tahun lalu ikon destinasi wisata Banyuwangi, yakni Gunung Ijen, terus dikunjungi wisatawan. “Kendala kita secara umum terletak pada low season sepanjang Oktober hingga Februari. Namun, kenyataannya, sepanjang tahun Ijen tidak pernah sepi,” beber Bram.

Strategi pemasaran yang dilakukan pemerintah daerah, kata Bram, sudah tepat. Meski demikian, penilaian tersebut belum selesai. “Jika kunjungan Januari hingga Maret di Ijen stabil, maka kita tinggal melanjutkan strategi pemasaran destinasi lain,” imbuh Bram.

Strategi untuk meningkatkan wisatawan masih sama dengan tahun lalu, yakni melakukan penguatan di bidang pemasaran. Tidak hanya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang memasarkan pariwisata, tapi seluruh bagian birokrasi berperan menjadi reinventing goverment .” Atau dengan kata lain pemerintah tidak hanya mengutamakan kinerja pelayanan umum, tapi juga membawa sifat wirausaha dengan mempromosikan dan mem-branding potensi yang dimiliki Banyuwangi,” ujar Bramuda.

Selain menggalakkan pemasaran, konsep wisata yang diusung pemerintah Banyuwangi, yakni ecotourism, mampu menjadi magnet bagi wisatawan. Ecotourism atau ekowisata adalah konsep wisata yang menyajikan potensi-potensi alam. “konsep tersebut dianggap sangan cocok dan diminati warga asing, terutama Eropa,” ucap Bram.

Saat ini warga negara Prancis dan China mendominasi kunjungan wisman di Banyuwangi. Tahun ini pemerintah akan menggarap sektor pariwisata di wilayah Banyuwangi Utara, yakni destinasi wisata Pulau Tabuhan. “Ada investor lokal yang akan mengelola Pulau Tabuhan. Tahun ini kita akan memaksimalkan sektor wilayah utara. Selama ini wisata kita hanya bertumpu di wilayah selatan, padahal potensinya sama besarnya,” katanya lagi.

Pemerintah juga masih mengandalkan even festival untuk menarik kunjungan wisatawan. Ada beberapa faktor yang menjadi daya tarik suatu daerah layak dijadikan tujuan berwisata. “Tahun ini kita juga menyiapkan sekitar 35 even. Itu untuk menarik orang agar tidak hanya melihat alam dan culture tapi juga festival,” pungkasnya

TAGS:
kunjunganwisatawantahun iniPembkab BanyuwangiTargetkanMencapai100 persen

RELATED STORIES

Loading interface...