Tak Selamanya Buruk, Ini 4 Dampak Positif Melewatkan Sarapan
Ilustrasi, Unsplash
Kesehatan

Tak Selamanya Buruk, Ini 4 Dampak Positif Melewatkan Sarapan

Sabtu, 8 Feb 2020 | 08:40 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Sarapan sering disebut sebagai salah satu waktu makan yang penting bagi tubuh karena dapat memberikan energi untuk menjalan aktivitas sehari-hari. Pernyataan tersebut memang benar, namun ternyata melewatkan sarapan juga dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh lho. Bahkan, hal tersebut sudah dibuktikan melalui berbagai macam penelitian.

Dilansir dari Medium, berikut ini beberapa efek positif untuk tubuh saat melewatkan sarapan.

Dapat meningkatkan HGH, pembakaran lemak, dan pembentukan otot

Jurnal Obesity Research & Clinical Practice, sebuah penelitian yang dilakukan dengan melibatkan 8 orang laki-laki untuk mempelajari mitos seputar sarapan, pada 2014 silam. Dalam penelitian tersebut, para peserta diharuskan untuk melewatkan sarapan, dan kemudian makan siang lalu makan malam dalam porsi besar sebagai kompensasi dari melewatkan sarapan. Hasilnya menunjukan kalau melewatkan sarapan tidak memengaruhi pembakaran energi 24 jam.

Melewatkan srapan juga memungkinkan tubuh untuk terus membakar lemak untuk memproduski energi. Produksi hormon pertumbuhan pada manusia juga akan meningkat dan berkontribusi terhadap pembentukan otot tanpa lemak saat tubuh melewatkan sarapan.

Meningkatkan sensitivitas insulin

Melewatkan sarapan diketahui juga efektif untuk mempertahankan otot yang telah terbentuk dan efektif untuk menurunkan berat badan. Sensitivitas insulin yang meningkat, tubuh dapat menyimpan karbohidrat dengan lebih efektif ke dalam otot dan menghalang sel-sel lemak.

Selain itu, kadar kortisol atau hormone stress saat bangun tidur cenderung tinggi. Jadi, jika makan dalam kondisi ini maka seseorang akan cenderung cepat merasa lapar setelah makan. Idealnya, kamu perlu 4-5 jam setelah bangun tidur untuk makan, untuk memperkecil kemungkinan makan berlebihan sehingga berat badan bertambah.

TAGS:
melewatkan sarapandietInsulin

RELATED STORIES

Loading interface...