Tanda Wanita Pura-Pura Orgasme Saat Bercinta

Sofia
Sofia

Tanda Wanita Pura-Pura Orgasme Saat Bercinta Sumber Foto: BBC UK

Winnetnews.com - Kepuasan dua belah pihak saat bercinta merupakan indikator suksesnya sebuah hubungan seks. Namun bagi sebagian orang, ada faktor tertentu yang membuat orgasme sulit tercapai, terutama dari sisi wanita. Bisa jadi karena faktor stres hingga kondisi kesehatan tertentu dapat menggagalkan seks itu sendiri. Bahkan dari beberapa survei, 76 persen wanita mengakui bahwa mereka kadang-kadang memalsukan orgasme demi membuat lelakinya bahagia.

Berikut ini tanda wanita memalsukan orgasme yang Winnetnews rangkum dari berbagai sumber.

1. Wanita Anda mengerang terlalu keras

Proses menuju orgasme bagi wanita memang lebih kompleks dari pria. Jadi ketika faktor tertentu membuat wanita sulit orgasme, dia berusaha tetap menjaga semangat Anda dan meyakinkan Anda bahwa Anda benar-benar telah melakukannya dengan baik. Untuk itu dia akan mengerang dengan keras.

2. Klitoris dan puting wanita Anda mengeras

Pada saat bercinta, klitoris wanita akan mengeras sesaat sebelum mengalami orgasme. Jadi jika anda lumayan penasaran apakah wanita Anda benar-benar orgasme, lakukan stimulasi klitoris. Jika Anda merasakan klitoris pasangan mengeras, besar kemungkinan pasangan Anda tidak memalsukan orgasmenya. Puting wanita juga akan mengeras saat merasakan orgasme. Jika Anda melihat puting pasangan tidak mengeras padahal dia bereaksi seperti orgasme, maka 95 persen kemungkinannya bahwa wanita Anda memalsukan orgasmenya.

3.  Napas dan detak jantung

Napas wanita semakin lama semakin berat saat mencapai orgasme. Jadi perhatikan napas pasangan Anda, dengarkan napasnya dengan seksama di telinga Anda. Jika napasnya makin berat, itu berarti wanita sedang mencapai sesuatu. Detak jantung juga semakin memburu. Kalau kedua hal ini tidak terjadi, kemunginan wanita Anda pura-pura orgasme.

4. Tidak ada keringat pada tubuhnya

Secara umum, pada saat bercinta para wanita cenderung berkeringat, paling tidak, sedikit keringat di dahi ketika mencapai orgasme. Namun hal ini tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan juga. Hanya saja, keringat sebagai salah satu petunjuk  pendukung apakah wanitamu memalsukan orgasmenya atau tidak.

5. Ukuran pupil mata membesar

Salah satu tanda wanita benar-benar mencapai orgasme yaitu pupil mata yang membesar. Tentu sulit melihat tanda ini jika Anda lebih suka melakukan hubungan intim dalam ruangan dengan pencahayaan yang redup atau gelap. Sesekali boleh Anda coba melakukannya di ruangan yang terang. Saat bercinta, mintalah pasangan menatap Anda, selain cara ini juga memang terasa romantis dan memang disukai wanita, Anda jadi bisa melihat bagian pupil matanya saat orgasme.

6. Ciumannya berlebihan

Dikutip dari laman Boldsky, wanita akan terus mencium untuk membuat pria merasa lebih baik, tetapi Anda bisa melihat perbedaan yang jelas bahwa mereka tidak begitu bergairah saat mencium, ini berarti dia tidak mengalami orgasme.

7. Warna bibirnya makin merah

Bibir wanita akan berubah warnanya menjadi semakin merah saat mencapai orgasme. Hal tersebut bukan hanya terjadi pada bibir di wajah saja, bibir vagina pun akan mengalami perubahan warna serupa. Jadi saat Anda mulai melakukan penetrasi, perhatikan warna bibirnya. Lalu bandingkan saat si wanita mencapai orgasme. Jika bibirnya tidak berubah semakin merah, bisa jadi dia memalsukannya.

8. Sikap setelah orgasme

Perhatikanlah bagaimana sikapnya setelah meraih klimaks. Apakah dia langsung bangun dari tempat tidur atau memilih berbaring dulu? Karena saat mencapai orgasme, efek kimiawi yang akan terjadi pada wanita adalah mata menjadi sayu dan tubuh lemas sehingga biasanya seorang wanita butuh beberapa menit untuk berbaring menikmati momen tersebut.

 

Setelah mengetahui tanda-tanda wanita memalsukan orgasme di atas, sebaikanya Anda jangan menyalahkan atau menanyakan kebenarannya dengan nada memojokkan. Ini tentu saja akan membuat pasangan Anda sedih. Bagaimanapun juga, wanita memalsukan orgasmenya adalah karena ingin membuat Anda bahagia meskipun Anda tidak melakukannya dengan baik.

Lalu bagaimana caranya agar Anda dan pasangan sama-sama mencapai kepuasan dan kenikmatan yang sebenarnya? Caranya, saat bercinta Anda harus rajin bertanya pada pasangan Anda apakah ketika Anda melakukan ‘ini’ atau ‘itu’ membuatnya nyaman ataukah tidak. Apakah dia menyukainya atau tidak. Karena proses-proses seperti ini yang sangat membantu wanita mencapai klimaksnya. Dengan demikian wanita tidak perlu memalsukan orgasmenya dan hubungan Anda akan awet bersama pasangan tercinta.

 

 

 

Penulis : Baiq Fevy Shofya Wahyulana
Editor : Baiq Fevy Shofya Wahyulana