Terus Didesak Publik, Jokowi Ternyata Tak Beri Tenggat Waktu Polri Mengusut Kasus Novel Baswedan
Novel Baswedan (foto: Kompas)
Politik

Terus Didesak Publik, Jokowi Ternyata Tak Beri Tenggat Waktu Polri Mengusut Kasus Novel Baswedan

Selasa, 10 Des 2019 | 09:44 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Muhammadi Iqbal mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata tidak memberikan tenggat waktu kepada Kapolri Jenderal Idham Azis untuk mengungkap kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan.

“Enggak ada. Cuma segera,” kata Iqbal, dilansir dari Tempo, Selasa (10/12).

Jokkowi, menurut penuturan Iqbal, hanya berpesan kepada Idham untuk segera mengungkap kasus tersebut. Iqbal mengatakan jika tim teknis besutan Polri akan segera mengusut kasus Novel dalam waktu dekat.

“Sabar saja. Mungkin tidak lama ini tim teknis akan mengungkap kasus ini. Kami menemukan petunjuk dan bukti yang cukup signifikan,” lanjutnya.

image0
Kapolri Jenderal Idham Azis dan Presiden Joko Widodo (foto: Gatra.com)

Masih melalui penuturan Iqbal, Polri sedang serisu mendalami kasus Novel. Ini dibuktikan dengan adanya pemeriksaan yang melibatkan 73 saksi, 114 toko kimia, dan 38 titik CCTV. Bahkan ada beberapa CCTV diperiksa secara laboratorium forensik kepolisian saintifik di Mabes Polri maupun Australia.

Tim teknis untuk mengusut kasus Novel ini dibentuk pada pertengahan tahun 2019 sebagai pelaksanaan rekomendasi tim gabungan bentukan Polri. Presiden Jokowi memberikan waktu kepada tim hingga Desember 2019 untuk menyelesaikan kasus Novel Baswedan.

TAGS:
Novel Baswedankasus penyiraman air kerasKasus Novel BaswedanJokowiJoko WidodoKapolri Jenderal Idham AzisPolriJenderal Muhammad IqbalKPK

RELATED STORIES

Loading interface...