Tidak Terkena Sinar Matahari, Wanita Berhijab Belum Tentu Kekurangan Vitamin D
ilustrasi
Kesehatan

Tidak Terkena Sinar Matahari, Wanita Berhijab Belum Tentu Kekurangan Vitamin D

Sabtu, 14 Des 2019 | 12:17 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Salah satu vitamin yang paling penting bagi kesehatan tubuh adalah vitamin D. Kita bisa mendapatkannya dengan rajin menikmati sinar matahari pagi yang hangat dan nyaman. Hanya saja, bagi wanita berhijab yang cenderung menutup tubuhnya dengan banyak kain, apakah mereka tidak akan bisa mendapatkan vitamin D dengan cukup setiap hari?

Dampak Penggunaan Hijab bagi Asupan Vitamin D

Telah banyak penelitian yang dilakukan untuk mengungkap apa saja penyebab kekurangan asupan vitamin D. Hanya saja, sebagian besar penelitian ini membuktikan bahwa pakaian bukanlah faktor yang menjadi penyebabnya.

Alih-alih mempermasalahkan pakaian, pakar kesehatan justru lebih menekankan pada kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, jarang terpapar sinar matahari karena memilih untuk sering berada di dalam ruangan, hingga takut untuk mengalami perubahan warna kulit menjadi lebih gelap akibat sinar matahari menjadi penyebab utamanya.

Logikanya, hijab yang membuat pakaian hampir menutupi seluruh bagian tubuh sepertinya akan membuat paparan cahaya matahari berkurang dan akhirnya membuat kita tidak bisa mendapatkan asupan vitamin D dengan cukup, namun menurut penelitian yang dilakukan di berbagai negara seperti Jerman, Malaysia, Saudi Arabia, dan Yordania, disebutkan bahwa mereka yang berhijab namun cenderung sering terpapar sinar matahari pagi tidak mengalami masalah tersebut.

Meskipun intensitasnya menurun, ternyata kehangatan sinar matahari masih bisa menembus pakaian yang tipis sehingga membuat pengguna hijab tetap bisa mendapatkan asupan vitamin D. Hal ini berarti, saat ingin menikmati sinar matahari pagi, pengguna hijab lebih disarankan untuk memakai pakaian yang tidak terlalu tebal.

TAGS:
Wanita Berhijabsinar mataharivitamin D

RELATED STORIES

Loading interface...