Tiga Perusahaan SPBU Serempak Turunkan Harga BBM

Khalied Malvino

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu • Bacaan 2 Menit

Tiga Perusahaan SPBU Serempak Turunkan Harga BBM
Harga BBM Pertamax Pertamina turun harga mengikuti Shell dan Total yang sebelumnya sudah menyesuaikan harga. [Foto: Akuratnews.com]

Winnetnews.com -  Pertamina menurunkan harga sebagian Bahan Bakar Minyak (BBM), menyusul Shell dan Total yang telah lebih dulu menurunkan BBM mereka.

Kabar harga BBM turun seolah menjadi hadiah tahun baru bagi konsumen pengguna kendaraan bermotor. Tiga perusahaan penyedia stasiun pengisian bahan bakar umum serentak menurunkan harga BBM mereka.

Harga BBM keluaran PT Shell Indonesia menjadi yang pertama turun. Manager Hubungan Masyarakat Shell, Rhea Sianipar mengungkapkan penurunan harga BBM Shell dilakukan sejak 1 Januari 2020.

Ada sejumlah faktor yang mendorong harga BBM Shell turun, yaitu antara lain harga minyak dunia, kondisi lokal, dan juga faktor logistik.

"Ada banyak faktor yang dilihat dalam membuat kebijakan internal untuk penetapan harga, dan ini akan direview secara berkala" kata Rhea seperti dikutip Kontan.co.id, Minggu (5/1).

Rhea memaparkan, penurunan harga produk BBM Shell per liter adalah sebagai berikut:

1. Shell Regular (RON 90) turun dari Rp 10.000 menjadi Rp 9.200 di Jabodetabek dan Bandung

2. Shell Super (RON 92) turun dari Rp 10.250 (di luar Sumatra) menjadi Rp 9.300 dan Rp 9.700 untuk Sumatra Utara

3. Shell V-Power (RON 95) turun dari Rp 11.700 menjadi Rp Rp 9.950

4. Shell Diesel (CN 51) turun dari Rp 12.100 menjadi Rp 10.200 di Jabodetabek dan Bandung.

Sementara itu, harga BBM produksi PT Total Oil Indonesia turun dua hari kemudian. Marketing Manager PT Total Oil Indonesia Magda Naibaho mengatakan, penurunan harga BBM tersebut berlaku di seluruh SPBU Total sejak 3 Januari 2020.

Penurunan harga juga telah disesuaikan dengan formulasi harga yang diatur oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Perubahan harga sesuai dengan arahan dari Ditjen Migas (Kementerian ESDM)," kata Magda.

Di samping mengikuti ketentuan pemerintah, Magda tak menampik bahwa penurunan harga ini juga dilakukan untuk menjaga bisnis BBM Total agar tetap kompetitif dengan para persaingnya.

"Tentu saja keduanya (mengikuti beleid pemerintah dan faktor kompetisi bisnis)," ujarnya.

Penurunan harga BBM Total per liter adalah sebagai berikut:

1. Performance 90: dari Rp 9.900 menjadi Rp 9.150

2. Performance 92: dari Rp 10.200 menjadi Rp 9.250

3. Performance 95: dari Rp 11.550 menjadi Rp 9.900

4. Performance Diesel: dari Rp 12.050 menjadi Rp 10.150

Selang dua hari berikutnya, giliran harga BBM Pertamina turun. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menyebut, penyesuaian harga tersebut berlaku untuk produk BBM Pertamina jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.

Menurut Fajriyah, perubahan harga tersebut berlaku di seluruh Indonesia mulai Minggu, 5 Januari 2020. Namun, harga baru bisa berbeda-beda di beberapa daerah karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah.

Lebih lanjut, Fajriyah mengatakan, harga turun mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang disalurkan melalui SPBU atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan.

"Penyesuaian harga BBM Umum merupakan aksi korporasi yang mengacu pada ketentuan yang berlaku yang ditetapkan oleh pemerintah. Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait," ujar Fajriyah.

Adapun, untuk wilayah Jakarta, penyesuaian harga BBM Pertamina adalah sebagai berikut:

1. Pertamax, dari harga Rp 9.850 menjadi Rp 9.200 per liter.

2. Pertamax Turbo, dari Rp 11.200 menjadi Rp 9.900 per liter.

3. Pertamina Dex, dari Rp 11.700 menjadi Rp 10.200 per liter.

4. Dexlite, dari Rp 10.200 menjadi Rp 9.500 per liter. [kontan]

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...