TNI Minta Masyarakat Tak Salahkah Institusi Terkait Kasus Pemukulan Bocah oleh Marinir
Nasional

TNI Minta Masyarakat Tak Salahkah Institusi Terkait Kasus Pemukulan Bocah oleh Marinir

Rabu, 13 Jan 2016 | 15:59 | kontri
WinNetNews.com - Peristiwa pemukulan yang dilakukan oknum Marinir TNI Angkatan Laut kepada bocah bernama Thorik (13) membuat institusi itu angkat bicara. Masyarakat diminta untuk tidak menghubungkan perilaku oknum itu ke nama institusi.

“Masyarakat jangan membawa nama institusinya (Marinir). Kalau memang benar ada peristiwa pemukulan itu, yang salah oknumnya,” ujar Kepala Dinas Penerangan Marinir, Letkol Suwandi, ketika dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (12/1).

Di lain hal, Suwandi juga meminta agar masyarakat menyerahkan sepenuhnya kasus pemukulan ini kepada Marinir. “Kami sudah turunkan tim untuk menyelidiki kebenaran adanya kasus ini,” pungkasnya.

Hingga saat ini Thorik yang diduga dipukul karena mencuri burung masih dirawat di Rumah Sakit Prikasih, Pondok Labu, untuk diberi perawatan intensif. Ia menderita luka parah di bibir dan punggungnya, diduga akibat dianiaya sekelompok anggota Marinir.

Sementara sang ayah, Purwanto mengaku ketakutan akan ancaman yang diterimanya kelak jika membuat laporan.

(dilansir dan diperbaiki dari kriminalitas)

TAGS:
pemukulan bocah oleh marinirpemukulan bocahkekerasan oleh TNIkekerasan oleh ABRIkekerasan aparatbocah babak belur dipukuli marinirbocah dipukuli marinirThorikbocah 13 tahun dipukuli marinir

RELATED STORIES

Loading interface...